Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Alimudin Kolatlena, menyampaikan sambutan pada 
Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome Based Education (OBE) Terintegrasi Cinta dan STEM, di Hotel Kamari, Ambon, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi UIN Ambon, Komisi VIII DPR RI, dan Kemenag Kanwil Maluku. (Foto : Istimewa)

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Alimudin Kolatlena, menyampaikan sambutan pada Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome Based Education (OBE) Terintegrasi Cinta dan STEM, di Hotel Kamari, Ambon, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi UIN Ambon, Komisi VIII DPR RI, dan Kemenag Kanwil Maluku. (Foto : Istimewa)

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Sebanyak 150 dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon mengikuti Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome Based Education (OBE) Terintegrasi Cinta dan STEM, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kamari, Kota Ambon ini merupakan bagian dari pembukaan Program NGOPI (Ngobrol Peningkatan Mutu Pendidikan Islam). Program ini diselenggarakan atas kolaborasi FTIK UIN A.M. Sangadji Ambon, Kementerian Agama RI, dan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, F. Alimudin Kolatlena.

Turut hadir langsung dalam acara tersebut Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon Prof. Dr. Abidin Wakano, M.Ag., Dekan FTIK Dr. Nurhasanah, M.S.I., serta jalan pimpinan fakultas.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Anggota Komisi VIII DPR RI F. Alimudin Kolatlena menyampaikan bahwa Program NGOPI pada tahun 2026 ini merupakan pelaksanaan gelombang kedua setelah sukses digelar pada 2025.

Baca Juga :  Raker Senat Unpatti Periode 2026–2030: Sinergi dan Evaluasi demi Kemajuan Institusi

“Hasil evaluasi bersama Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama menunjukkan program ini berdampak positif, sehingga kembali didorong dengan cakupan yang lebih luas dan alokasi anggaran yang meningkat,” ujar Alimudin.

Legislator asal daerah pemilihan Maluku tersebut menegaskan, Program NGOPI hanya diberikan kepada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang dinilai memiliki kapasitas dan kesiapan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Ia berharap transformasi status kelembagaan dari IAIN menjadi UIN A.M. Sangadji Ambon diikuti dengan perluasan peran dan kontribusi nyata di tengah masyarakat, termasuk pesantren dan madrasah.

“Transformasi kelembagaan tentu bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan harus diiringi dengan perluasan peran perguruan tinggi. Kami berharap NGOPI tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi memberikan kontribusi konkret terhadap Tridarma Perguruan Tinggi,” tambahnya.

Alimudin juga mengapresiasi para akademisi yang hadir dan berharap sinergi antara pemerintah, DPR, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat terus diperkuat.

Baca Juga :  Cetak 29 Dokter Baru, FK Unpatti Dorong Pemerataan Medis di Daerah Terpencil

Penekanan Kurikulum Baru dan Distingsi Keislaman

Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon, Prof. Abidin Wakano, menyambut positif keberlanjutan Program NGOPI. Menurutnya, workshop penyusunan RPS ini sangat strategis dalam menyambut implementasi kurikulum baru pada Tahun Akademik 2026/2027.

“Kurikulum inilah yang mencetak output lulusan. Karena itu harus akuntabel dan dimanifestasikan secara terstruktur dalam bentuk RPS berbasis OBE. Produknya harus jelas dan dapat dimanfaatkan,” tegas Rektor.

Prof. Abidin juga mengingatkan agar core keislaman dan kekhasan multikultural Maluku tetap menjadi ruh utama yang menyemangati seluruh disiplin ilmu di UIN Ambon.

“Integrasi keislaman adalah distingsi yang membedakan PTKI dengan perguruan tinggi umum. Penyusunan RPS tidak cukup lagi memakai pendekatan monodisipliner, tetapi harus multidisipliner, interdisipliner, dan transdisipliner agar melahirkan lulusan yang Cerdas, Berbudi, dan Berdampak,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdik Ambon Gelar Bimtek Evaluasi Rapor, Wali Kota Targetkan Predikat Tuntas Madya
Gandeng 10 Sekolah, Yayasan Rumah Generasi dan SMPN 19 Ambon Perkuat Ekosistem Inklusif
Mandiri Campus Hiring Hadir di Unpatti, Buka Peluang Karier Mahasiswa dan Alumni
Apresiasi Kafilah MTQ, Wagub Maluku Komitmen Perkuat Pembinaan Generasi Qurani
Penghargaan Pendidikan Maluku Jangan Sekadar Seremoni
Forum Peduli SBB Kirim Satu Truk Bantuan untuk Korban Konflik Patahuwe-Lisabata
Pendekatan Humanis, Kapolres SBB Perkuat Sinergi Bersama Eks Napiter
Kafe Ujung JMP Salurkan 1 Ton Beras untuk Korban Bentrok Taniwel

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:52 WIT

Disdik Ambon Gelar Bimtek Evaluasi Rapor, Wali Kota Targetkan Predikat Tuntas Madya

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIT

Gandeng 10 Sekolah, Yayasan Rumah Generasi dan SMPN 19 Ambon Perkuat Ekosistem Inklusif

Kamis, 24 September 2026 - 21:52 WIT

Mandiri Campus Hiring Hadir di Unpatti, Buka Peluang Karier Mahasiswa dan Alumni

Minggu, 20 September 2026 - 13:28 WIT

Apresiasi Kafilah MTQ, Wagub Maluku Komitmen Perkuat Pembinaan Generasi Qurani

Sabtu, 19 September 2026 - 15:53 WIT

Penghargaan Pendidikan Maluku Jangan Sekadar Seremoni

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT