Dicopot Dari Sekretaris DPW PPP Maluku, Rovik Siap Lawan Perusak Partai 

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rovik Akbar Afifudin

Rovik Akbar Afifudin

AMBON,HEADLINETIMUR.COM Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku diguncang terbitnya Surat Keputusan (SK) DPP PP Nomor 0056/SK/DPP/W/II/2026.  

SK yang ditandatangani Ketua Umum Muhammad Mardiono dan Wasekjend Jabbar Idris tersebut menetapkan Muhammad Reza Bahawerez dan Muhammad Husein Tuharea sebagai Plt. Ketua dan Sekretaris Wilayah PPP Maluku, menggantikan posisi Azis Hentihu dan Rovik Akbar Afifudin.

Penunjukan tersebut dinilai problematik dan tidak tepat momentum. Pasalnya, saat ini PPP masih terjebak dalam dualisme kepemimpinan antara kubu Mardiono dan kubu Agus Suparmanto.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal itu, Rovik Akbar Afifudin akhirnya buka suara. Kepada wartawan, Kamis (12/2), ia menegaskan penolakan keras terhadap keputusan pusat tersebut.

“Keputusan internal terkait PPP Maluku ini cacat prosedur dan tidak berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Karena itu, kami secara tegas menolak,” ungkap Rovik.

Menurut Rovik, desakan untuk menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di tengah dinamika dualisme muktamar adalah langkah yang keliru.

Baca Juga :  Pakar Usul KPU Jadi Cabang Kekuasaan Keempat untuk Jaga Independensi

Pelaksanaan Muswil dalam situasi konflik internal dianggap hanya akan memperkeruh suasana dan merusak soliditas partai.

“Keputusan ini tidak melalui skema AD/ART, otomatis kami akan melawan. DPP mestinya menyelesaikan dulu konflik dualisme di pusat agar kepentingan partai di daerah bisa berjalan baik. Bagaimana mau Muswil sementara konflik internal belum tuntas?” paparnya.

Rovik membeberkan bahwa sebelum SK Bahawerez-Tuharea terbit, dirinya sempat ditawari posisi Plt. Namun, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah atas dasar prinsip dan loyalitas.

“Saya pernah ditawari menjadi Plt, tapi saya tolak tegas. Saya bukan pengkhianat. Saya tidak mau mengkhianati partai yang sudah saya perjuangkan selama ini,” tegasnya.

Ia menduga kuat ada intervensi pihak luar dalam skema penunjukan Plt ini. Menurutnya, ada indikasi agenda besar untuk merusak PPP Maluku dari luar struktur partai.

“Yang melobi saya itu justru orang luar partai. Ini yang membuat kami semakin yakin bahwa ada upaya sistematis untuk merusak PPP dari luar,” ungkap Rovik.

Baca Juga :  Lawan Arus, DPP PPP Beri SP 1 dan 2 Kepada Rovik

Tetap Solid di Bawah Satu Komando

Menyikapi polemik SK tersebut, Rovik menyatakan telah berkoordinasi dengan seluruh jajaran pengurus di Maluku untuk tetap solid dalam satu komando.

“Tugas kami adalah menjaga PPP tetap utuh, bermartabat, dan kuat di Maluku. DPW tetap fokus melakukan konsolidasi dan persiapan Muswil sesuai ketentuan AD/ART yang sah,” katanya.

Rovik menegaskan kesiapannya menjaga marwah partai dan melawan segala bentuk “kezaliman” organisasi. Ia mengingatkan bahwa prestasi PPP Maluku saat ini—termasuk menjadi bagian dari koalisi pemenang Pilgub—adalah modal besar yang harus dijaga.

“Di bawah kepemimpinan kami, PPP Maluku solid dan dipercaya rakyat. Selain memenangkan Pilgub, perolehan kursi legislatif PPP di Maluku juga meningkat signifikan. Ini bukti mesin partai berjalan baik. Kami akan lawan pihak-pihak yang ingin merusak pencapaian ini,” tutupnya.

Informasi yang dihimpun, keputusan DPP mengganti duet Azis-Rovik mendapat tentangan keras dari hampir seluruh DPC PPP di 11 kabupaten/kota se-Maluku. (HT-02)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Literasi Kepemiluan, KPU Maluku Bedah Buku Tata Kelola Pemilu
KPU Maluku Gandeng Kejati Perkuat Pendampingan Hukum Pemilu
KPU Tetapkan Data Pemilih Maluku Semester I 2026 Tembus 1,38 Juta Jiwa
Lawan Kekerasan Seksual, Bawaslu Maluku Resmi Bentuk Pokja PPKS
Bahlil Ikut Groundbreaking Blok Masela, Pelantikan Pengurus Golkar Maluku Ditunda
Hanya Bertahan 5 Bulan, Ibrahim Ruhunussa Resmi Keluar dari Golkar Maluku
KPU Maluku Gelar Rakor PAW dan Pemutakhiran Data Parpol, Mitigasi Masalah Hukum
Wujudkan Data Akurat, KPU Maluku Dorong Parpol Optimalkan Pemutakhiran Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:56 WIT

Perkuat Literasi Kepemiluan, KPU Maluku Bedah Buku Tata Kelola Pemilu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:37 WIT

KPU Maluku Gandeng Kejati Perkuat Pendampingan Hukum Pemilu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:44 WIT

KPU Tetapkan Data Pemilih Maluku Semester I 2026 Tembus 1,38 Juta Jiwa

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:56 WIT

Lawan Kekerasan Seksual, Bawaslu Maluku Resmi Bentuk Pokja PPKS

Senin, 13 Juli 2026 - 21:31 WIT

Bahlil Ikut Groundbreaking Blok Masela, Pelantikan Pengurus Golkar Maluku Ditunda

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:23 WIT

Sosial Kemasyarakan

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:18 WIT