Dapat Dukungan Bank Dunia, Gubernur Maluku Optimis Groundbreaking PSN Maluku Integrated Logistic Hub pada 2027

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyatakan optimismenya bahwa pembangunan mega proyek Maluku Integrated Logistic Hub (MILH) dapat mulai direalisasikan pada tahun 2027. Optimisme ini membumbung usai beroperasinya komitmen dukungan pembiayaan infrastruktur dari Bank Dunia (World Bank).

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Hendrik usai menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku bersama Menteri Bappenas Rachmat Pambudy, jajaran Deputi, serta perwakilan Bank Dunia di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Gubernur menegaskan bahwa MILH tidak hanya dirancang sebagai pelabuhan penyeberangan atau tempat singgah biasa, melainkan sebuah kawasan industri dan logistik terpadu.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi Maluku, ini bukan semata-mata pelabuhan. Ini adalah pembangunan kawasan, di mana pelabuhan integrasi itu menjadi core infrastructure atau infrastruktur utamanya,” tegas Hendrik.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Gubernur Maluku didampingi oleh Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Lailossa serta Kepala Badan Penghubung Maluku di Jakarta, Saiful Indra Patta.

Baca Juga :  18 Ton Tuna dan Balobo Asal Maluku Diekspor ke Jepang

Atas tercapainya komitmen ini, Gubernur Hendrik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat dan lembaga internasional yang terlibat.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Maluku, kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Bappenas dan kementerian teknis lainnya. Kami juga mengapresiasi partisipasi Bank Dunia serta lembaga-lembaga lain yang berminat membantu pembangunan kawasan ini,” ujar Gubernur.

Penggerak Utama Ekonomi dan Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja

Gubernur Hendrik menempatkan MILH sebagai penggerak utama bagi perekonomian daerah, bersanding dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) lainnya seperti Blok Masela. Kehadiran dua mega proyek ini diyakini mampu mentransformasi Maluku menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.

“Bagi Pemerintah Provinsi Maluku, MILH ini menjadi prime economic mover sama seperti Blok Masela. Dengan terealisasinya dua proyek besar ini, transformasi Maluku menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera dapat terwujud,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ekonomi Membaik, Maluku Kian Melaju

Selain mendorong efisiensi rantai pasok logistik, Gubernur menjelaskan bahwa kawasan ini diproyeksikan bakal menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

“Pembangunan infrastruktur pelabuhan dan kawasan ini akan menyerap banyak tenaga kerja. Diperkirakan ada sekitar 5.000 hingga 6.000 tenaga kerja baru yang terserap. Ini karena MILH bukan sekadar pelabuhan, tetapi kawasan ekonomi di sekitarnya juga akan turut berkembang,” jelasnya.

Dengan kolaborasi kuat antara Pemprov Maluku, Bappenas, dan Bank Dunia, Gubernur optimistis kawasan logistik terpadu ini akan membawa dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Maluku Anton Lailossa menambahkan bahwa Kementerian Bappenas telah memberikan rekomendasi resmi kepada Bank Dunia untuk segera memulai tahapan studi dan penelitian terkait proyek tersebut. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mandiri Campus Hiring Hadir di Unpatti, Buka Peluang Karier Mahasiswa dan Alumni
Gubernur Maluku Tegaskan Blok Masela Harus Wujudkan Kesejahteraan Daerah
Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS
Baru Dua Bulan Buka Dengan Meriah, Mie Gacoan Ambon Kini Disegel Gara-Gara Limbah
Langgar Aturan Baku Mutu Air Limbah, Mie Gacoan Ambon Ditutup Sementara
Pabrik Kelapa dan Pala Malteng Dibangun Oktober, Target Serap 3.000 Tenaga Kerja
Ekspor Maluku Januari-Juli 2026 Capai Rp591,84 Miliar, Didominasi Nonmigas
Maluku Raih Financial Literacy Award 2026, Wagub Terima Penghargaan dari OJK

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:52 WIT

Mandiri Campus Hiring Hadir di Unpatti, Buka Peluang Karier Mahasiswa dan Alumni

Kamis, 24 September 2026 - 13:52 WIT

Gubernur Maluku Tegaskan Blok Masela Harus Wujudkan Kesejahteraan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 19:02 WIT

Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS

Rabu, 16 September 2026 - 17:01 WIT

Baru Dua Bulan Buka Dengan Meriah, Mie Gacoan Ambon Kini Disegel Gara-Gara Limbah

Rabu, 16 September 2026 - 16:15 WIT

Langgar Aturan Baku Mutu Air Limbah, Mie Gacoan Ambon Ditutup Sementara

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT