HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 21:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Ambon, Handiwi Tuheitu. (Foto : Dok. Pribadi)

Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Ambon, Handiwi Tuheitu. (Foto : Dok. Pribadi)

AMBON, HEADLINETIMUR.COM.–
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon melalui Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP), Handiwi Tuheitu, menyampaikan keprihatinan atas munculnya narasi di media sosial yang dinilai menyudutkan masyarakat Ambon pasca insiden kerusuhan di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).

Handiwi Tuheitu menegaskan bahwa tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh individu atau kelompok tertentu tidak dapat dijadikan dasar untuk memberikan stigma kepada suatu suku, daerah, maupun komunitas tertentu.

“Kami mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan maupun pelanggaran hukum. Namun, kami juga menolak keras setiap upaya yang menggeneralisasi atau mengaitkan peristiwa tersebut dengan identitas masyarakat Ambon. Cara pandang seperti itu merupakan bentuk stereotip yang berpotensi melahirkan diskriminasi dan memecah persatuan bangsa,” ujar Handiwi, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, Indonesia dibangun di atas prinsip persatuan dalam keberagaman. Karena itu, setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga ruang publik dari narasi yang mengandung ujaran kebencian, diskriminasi, maupun rasisme terhadap kelompok etnis tertentu.

Ia juga mengajak masyarakat agar menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Berdasarkan pemberitaan awal, insiden di Matraman diduga dipicu oleh perselisihan antarindividu yang kemudian berkembang menjadi bentrokan. Oleh sebab itu, menurutnya, peristiwa tersebut tidak seharusnya dijadikan alasan untuk melabeli suatu kelompok masyarakat secara kolektif.

Lebih lanjut, Handiwi mengingatkan bahwa praktik diskriminasi rasial bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, konstitusi, serta semangat persaudaraan kebangsaan. Indonesia juga memiliki komitmen untuk menghapus diskriminasi ras dan etnis melalui berbagai instrumen hukum dan kebijakan.

Baca Juga :  Buka Festival Ketupat Telaga Kodok 2026, Sekda Maluku Ajak Rawat Hidup Orang Basudara

“HMI Cabang Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh pemuda, media, dan pengguna media sosial untuk lebih bijak dalam menyampaikan informasi. Jangan biarkan satu peristiwa dijadikan alasan untuk membangun stigma terhadap masyarakat Ambon yang selama ini hidup berdampingan dan berkontribusi bagi bangsa,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, HMI Cabang Ambon mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan, menolak segala bentuk rasisme dan diskriminasi, serta menyerahkan proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang secara objektif, adil, dan profesional. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII
Densus 88 Perluas Pencegahan Radikalisme di Ambon
Wawali Ely Toisutta Ajak Tokoh Agama Perkuat Deteksi Dini Potensi Konflik di Ambon
Kota Tual Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Provinsi Maluku 2026
Perkuat Pembangunan Adil, Rumah Generasi Latih 10 Pokja Inklusi Ambon
Perdana di Lapas Wahai, 17 Warga Binaan Khatam Al-Qur’an
Forum Perempuan Seribu Pulau Maluku Lahirkan 4 Rekomendasi Strategis, Dorong Kebijakan Responsif Gender
Cetak Hattrick Lawan Aljazair, Lionel Messi Samai Rekor 16 Gol Piala Dunia Milik Miroslav Klose

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:44 WIT

Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII

Senin, 27 Juli 2026 - 21:52 WIT

HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:55 WIT

Densus 88 Perluas Pencegahan Radikalisme di Ambon

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:05 WIT

Wawali Ely Toisutta Ajak Tokoh Agama Perkuat Deteksi Dini Potensi Konflik di Ambon

Senin, 29 Juni 2026 - 21:24 WIT

Kota Tual Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Provinsi Maluku 2026

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT