Lawan Kekerasan Seksual, Bawaslu Maluku Resmi Bentuk Pokja PPKS

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku resmi meluncurkan Kelompok Kerja Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Pokja PPKS) di lingkungan kerja Bawaslu Maluku, Kamis (16/7/2026).

Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bawaslu RI dan seluruh pihak yang mendukung terbentuknya Pokja PPKS ini.

Ia menegaskan bahwa pembentukan pokja ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan administratif, melainkan wujud nyata komitmen Bawaslu Maluku dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, profesional, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya juga mengajak seluruh pegawai dan penyelenggara Pemilu di Maluku untuk bersama-sama membangun budaya saling menghormati dan menjaga etika.

Anggota Bawaslu RI selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Lolly Suhenty, yang hadir langsung meluncurkan Pokja PPKS menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual adalah komitmen kelembagaan yang menjadi tanggung jawab seluruh jajaran Bawaslu, bukan hanya pokja yang dibentuk.

Baca Juga :  Basri Damis Kembali Pimpin PKB Maluku, Lukas Batmomolin Sekretaris

“Pokja hadir sebagai ruang pengaduan, pendampingan, edukasi, sekaligus pencegahan. Kami memastikan identitas korban wajib dijaga kerahasiaannya agar korban memperoleh rasa aman saat melapor. Pencegahan harus dimulai dari perubahan budaya organisasi yang mengedepankan penghormatan terhadap martabat manusia serta relasi kerja yang setara,” ujar Lolly.

Ia menambahkan bahwa Bawaslu tidak dapat berjalan sendiri dan memerlukan sinergi dengan pemerintah, organisasi masyarakat, serta elemen lainnya agar lingkungan kerja semakin sehat dan inklusif.

Sementara itu, Ketua Pokja PPKS Bawaslu Maluku, Astuty Usman, menyatakan bahwa pembentukan pokja ini merupakan ikhtiar nyata untuk menjawab keresahan para korban kekerasan seksual.

Baca Juga :  DPR Kangkangi UU Mahkamah Konstitusi demi Adies Kadir

“Pokja PPKS berkomitmen memberikan pelayanan yang mengedepankan empati, perlindungan, dan pendampingan, sehingga tidak ada lagi korban yang merasa sendiri atau takut untuk melapor,” tegas Astuti.

Langkah responsif Bawaslu Maluku ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku, Zurnida Ambon.

Berdasarkan gambaran kondisi di lapangan, kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius, di mana korban sering kali memilih diam karena takut, malu, atau khawatir mendapatkan stigma negatif.

Zurnida menjelaskan bahwa DP3A terus melakukan edukasi, menyediakan layanan pendampingan psikologis, hukum, dan sosial bagi korban, serta memperkuat koordinasi antarlembaga.

Ia berharap kolaborasi antara DP3A dan Bawaslu Maluku dapat terus diperkuat guna meningkatkan kepedulian masyarakat dan menghadirkan ruang kerja yang aman di seluruh instansi. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Literasi Kepemiluan, KPU Maluku Bedah Buku Tata Kelola Pemilu
KPU Maluku Gandeng Kejati Perkuat Pendampingan Hukum Pemilu
KPU Tetapkan Data Pemilih Maluku Semester I 2026 Tembus 1,38 Juta Jiwa
Bahlil Ikut Groundbreaking Blok Masela, Pelantikan Pengurus Golkar Maluku Ditunda
Hanya Bertahan 5 Bulan, Ibrahim Ruhunussa Resmi Keluar dari Golkar Maluku
KPU Maluku Gelar Rakor PAW dan Pemutakhiran Data Parpol, Mitigasi Masalah Hukum
Wujudkan Data Akurat, KPU Maluku Dorong Parpol Optimalkan Pemutakhiran Berkelanjutan
Peneliti BRIN Usul Pilkada Asimetris, Sebut Sistem Seragam Mahal

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:56 WIT

Perkuat Literasi Kepemiluan, KPU Maluku Bedah Buku Tata Kelola Pemilu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:44 WIT

KPU Tetapkan Data Pemilih Maluku Semester I 2026 Tembus 1,38 Juta Jiwa

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:56 WIT

Lawan Kekerasan Seksual, Bawaslu Maluku Resmi Bentuk Pokja PPKS

Senin, 13 Juli 2026 - 21:31 WIT

Bahlil Ikut Groundbreaking Blok Masela, Pelantikan Pengurus Golkar Maluku Ditunda

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:37 WIT

Hanya Bertahan 5 Bulan, Ibrahim Ruhunussa Resmi Keluar dari Golkar Maluku

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT