Unpatti Dorong Pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi di Maluku

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Fredy Leiwakabessy, menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi melalui pembentukan konsorsium.

Langkah strategis ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional secara lebih efektif.

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor saat menerima kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, pada Kamis (30/4) di Ruang Kerja Rektor Unpatti.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa semangat kolaborasi dan sinergi merupakan kunci utama untuk meningkatkan kontribusi kampus terhadap masyarakat.

Ia menekankan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga harus hadir sebagai pemberi solusi atas persoalan sosial, ekonomi, dan pembangunan di daerah.

“Pembentukan konsorsium adalah langkah strategis untuk menyatukan kekuatan akademik lintas institusi dalam satu kerangka kerja bersama,” ujar Prof. Fredy.

Baca Juga :  Sosialisasi Beasiswa: "Your Future, Our Priority", Upaya Prodi Pendidikan Sejarah Unpatti Dorong Mahasiswa Kuliah Gratis

Gagasan ini terinspirasi dari keberhasilan praktik serupa di wilayah lain, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sukses membangun sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah.

Melalui konsorsium ini, Unpatti ingin merumuskan konsep kolaborasi yang lebih terarah, mencakup penguatan peran dosen, penelitian, hingga pengabdian masyarakat yang berbasis pada potensi riil daerah.

Riset Harus Berdampak Nyata

Senada dengan hal tersebut, Wamen Diktisaintek, Prof. Fauzan, menekankan bahwa perguruan tinggi wajib menjadi pusat solusi berbasis riset dan data.

Tantangan besar seperti kemiskinan, stunting, dan keterbatasan layanan dasar memerlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Wamen mencontohkan praktik baik di NTT, di mana mahasiswa dan dosen lintas disiplin terjun langsung ke daerah dengan angka stunting tinggi untuk melakukan pendampingan.

Beliau juga mendorong agar karya ilmiah mahasiswa—baik skripsi, tesis, maupun disertasi—diarahkan untuk menjawab persoalan nyata di lapangan.

Baca Juga :  Unpatti Perkuat Talenta Unggul dan Kolaborasi Global di Usia ke-63

“Ke depan, program riset dan pengabdian masyarakat akan semakin diarahkan pada basis kolaborasi. Dengan demikian, hasilnya tidak hanya bersifat akademis di atas kertas, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Wamen.

Lebih lanjut, Prof. Fauzan menggarisbawahi pentingnya integrasi data antarlembaga sebagai fondasi perencanaan pembangunan. Tanpa dukungan data yang akurat, kebijakan pemerintah sulit untuk tepat sasaran.

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem kolaborasi di kawasan timur Indonesia.

Diharapkan, perguruan tinggi mampu menjadi motor penggerak perubahan yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga melahirkan inovasi konkret.

“Perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak perubahan. Kita tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga menghadirkan solusi,” tutup Wamen.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai “Arah Kebijakan, Strategi, dan Peran Perguruan Tinggi Maluku dalam Pengembangan Kampus Berdampak”. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag
Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII
1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0
Kisah Dina Artika: Dari Ladang Sayur Karo hingga Predikat Cum Laude Fakultas Pertanian Unpatti
HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon
Gubernur Maluku Buka Advance Training Nasional HMI, Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas dan Solutif
Unpatti Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI secara Bijak dan Produktif
Tekan Dampak Media Sosial, Pemkot Ambon Wajibkan Siswa Baca Satu Buku Per Minggu

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:35 WIT

Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:44 WIT

Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:44 WIT

1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:54 WIT

Kisah Dina Artika: Dari Ladang Sayur Karo hingga Predikat Cum Laude Fakultas Pertanian Unpatti

Senin, 27 Juli 2026 - 21:52 WIT

HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT