Polres Kepulauan Tanimbar Amankan Wasit dan Joki Balap Liar

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM.– Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar menyikapi cepat keresahan masyarakat terkait aksi balap liar yang sempat viral di media sosial. Polsek Tanimbar Selatan (Tansel) bergerak melakukan tindakan preventif dan pembinaan terhadap para oknum yang terlibat pada Senin (10/03/26).

Aksi balap liar tersebut diketahui terjadi pada Senin dini hari (02/03/26) sekitar pukul 03.00 WIT di depan area perbelanjaan Satos, Kota Saumlaki. Video aksi yang melibatkan sejumlah remaja dan pemuda ini sempat tersebar luas melalui pesan berantai WhatsApp sebelum akhirnya ditangani oleh pihak Kepolisian.

Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tanimbar Selatan, Iptu Herpin Sima, menyatakan telah menginstruksikan personelnya untuk melakukan pelacakan dan pendataan langsung ke rumah para terduga pelaku. Langkah tegas diambil dengan tetap mengedepankan sisi humanis.

“Kami tidak menoleransi aksi balap liar yang membahayakan nyawa. Fokus utama kami adalah memberikan efek jera melalui pembinaan edukatif agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Kapolsek dalam keterangannya.

Dalam prosesnya, Kapolsek membeberkan identitas para pelaku yang berhasil diidentifikasi, baik wasit maupun joki. Para wasit yang diamankan adalah PN (29), AST (18), dan YM (36). Sementara itu, perhatian khusus diberikan kepada para joki yang mayoritas masih berstatus pelajar, yakni RB (17), JY (17), A, dan FF.

“Identitas para joki sudah ada di tangan kami. Karena mayoritasnya adalah pelajar, kami memberikan pembinaan yang bersifat humanis agar mereka kembali fokus pada pendidikan dan tidak lagi terjerumus dalam aksi jalanan yang berisiko tinggi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Raker DPMF Ekonomi Unpatti Kacau, Satu Aktivis HMI Ditikam

Para pelaku kini telah menyadari kesalahan mereka dan secara sukarela menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Bahkan, mereka berkomitmen untuk membantu Polri dalam mengawasi kegiatan serupa di lingkungan masing-masing.

Kapolsek Tanimbar Selatan juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam rawan dini hari. Hal ini penting guna mencegah aksi balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami meminta kerja sama semua pihak dan berkomitmen akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan demi menjamin kenyamanan dan keselamatan warga di Bumi Duan Lolat,” tutup Kapolsek. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Tanimbar Bongkar Jaringan Penyelundupan Manusia ke Australia, Serahkan WNA China ke JPU
Buron Penganiayaan Maut di Obi, Maluku Utara Diringkus di Ambon
11 WNA asal China di Gunung Botak Segera Dideportasi
Korban Pinjol SoEasy dan “Deepfake” Tuntut Pertanggungjawaban Sandy Mahu
Polda Maluku Periksa Oknum Polwan Kedapatan Selingkuh
Oknum Aktivis Diduga Peras Pejabat Pemkot Ambon, Catut Nama Wali Kota
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Burung Nuri Endemik Maluku di Pelabuhan Ambon
Lapas Ambon Gandeng BNNP Maluku Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes Urine

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:31 WIT

Polres Tanimbar Bongkar Jaringan Penyelundupan Manusia ke Australia, Serahkan WNA China ke JPU

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:43 WIT

Buron Penganiayaan Maut di Obi, Maluku Utara Diringkus di Ambon

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:13 WIT

11 WNA asal China di Gunung Botak Segera Dideportasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:58 WIT

Korban Pinjol SoEasy dan “Deepfake” Tuntut Pertanggungjawaban Sandy Mahu

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:21 WIT

Polda Maluku Periksa Oknum Polwan Kedapatan Selingkuh

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Buron Penganiayaan Maut di Obi, Maluku Utara Diringkus di Ambon

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:43 WIT

Hukum & Kriminal

11 WNA asal China di Gunung Botak Segera Dideportasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:13 WIT