JAKARTA, HT.--Menjelang masuknya bulan suci Ramadan 2026, kepastian libur sekolah bagi anak-anak kembali menjadi tanda tanya besar bagi orang tua dan peserta didik.
Isu ini mengemuka karena jadwal libur Ramadan sangat berpengaruh terhadap penyusunan agenda keluarga, mulai dari persiapan ibadah, pengaturan jam belajar anak, hingga rencana mudik dan kegiatan Ramadan lainnya.
Namun hingga kini, pemerintah belum menetapkan secara resmi jadwal libur sekolah di awal Ramadan 2026.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kepastian tersebut masih menunggu penetapan awal Ramadan melalui Sidang Isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Belum Ada Keputusan Resmi Pemerintah
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa belum ada kebijakan nasional terkait libur sekolah pada awal Ramadhan 2026.
Penetapan kalender pendidikan, termasuk kemungkinan libur atau penyesuaian jam belajar, baru dapat dilakukan setelah tanggal 1 Ramadan dipastikan. Hal ini karena kalender pendidikan harus selaras dengan hasil Sidang Isbat yang digelar pemerintah.
Kemendikdasmen pun mengimbau para orang tua dan siswa untuk menunggu pengumuman resmi, baik dari pemerintah pusat maupun dinas pendidikan di daerah masing-masing, agar tidak terjadi simpang siur informasi.
Secara perhitungan kalender Hijriah, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Namun, kepastian tanggal tersebut tetap bergantung pada hasil rukyatul hilal dalam Sidang Isbat.
Jika merujuk pada pola kebijakan tahun-tahun sebelumnya, sekolah dasar hingga menengah biasanya mendapatkan salah satu dari dua kebijakan, yakni libur pada hari-hari awal puasa, atau penyesuaian jam belajar selama pekan pertama Ramadhan.
Artinya, meski belum ada keputusan resmi, peluang adanya libur sekolah di awal Ramadan 2026 masih terbuka, terutama jika pemerintah kembali menerapkan kebijakan serupa. (HT-01/net










