Umar Kei Serukan Warga Kei di Jakarta Jaga Persaudaraan Pasca-Tragedi Pembunuhan Nus Kei

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 14:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Umar Kei Ohoitenan. Foto : Dok. Pribadi Umar Kei

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Umar Kei Ohoitenan. Foto : Dok. Pribadi Umar Kei

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Umar Kei Ohoitenan, menyerukan kepada seluruh warga Kei di Jakarta untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang berkembang pasca-peristiwa pembunuhan Agrapinus Romatora alias Nus Kei di Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur, Minggu (19/4/2026).

Melalui pernyataan resminya pada Senin (20/4/2026), Umar Kei menyampaikan belasungkawa sekaligus imbauan menjaga situasi kamtibmas.

Umar Kei menegaskan bahwa peristiwa penikaman yang terjadi di Maluku Tenggara tersebut merupakan sebuah nestapa dan ujian bagi persaudaraan masyarakat Kei.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan kembali pentingnya Hukum Larvul Ngabal sebagai roh dan penuntun dalam menghadapi tantangan zaman.

“Pesan orang tua kita bahwa ‘Laar i kanimun in Li tal wear’ (Darah lebih kental dari air) adalah satu tali napas yang menembus ruang dan waktu bagi kita semua, baik yang ada di Tanah Evav maupun di tanah rantau seperti Jakarta,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolda Maluku Sambut Pangdam XV/Pattimura, Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Stabilitas Daerah

Dalam suasana duka ini, Umar Kei mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali makna hidup dan kiprah masing-masing.

Ia mempertanyakan apakah filosofi Fangnanan Ain ni Ain (saling menyayangi satu sama lain) hanya akan menjadi simbol kaku tanpa dihayati dalam jiwa dan raga.

Olehnya itu, Umar Kei mengajak seluruh warga untuk berserah kepada Sang Khaliq sebagai sumber kehidupan dan perlindungan.

“Saya mengimbau masyarakat Kei di Jakarta agar tetap menjaga persaudaraan dan menyerahkan seluruh penanganan persoalan ini kepada proses hukum yang berlaku di NKRI,”seru Umar.

Ia juga mengharapkan kesadaran kolektif untuk ikut bertanggung jawab menjaga situasi Kamtibmas di Ibu Kota Jakarta bersama aparat keamanan dan pihak terkait lainnya.

Salah satu tokoh Kei itu, menegaskan bahwa Hukum Adat Larvul Ngabal dan persaudaraan Ain ni Ain harus dibangkitkan kembali sebagai kesadaran baru bagi generasi muda.

Selain itu, ia juga mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memberikan perhatian serius dalam merevitalisasi nilai-nilai adat tersebut.

Baca Juga :  Tolak Konservasi Pulau Damer, P3MD Ambon Sodorkan Kajian Akademik ke Pemprov Maluku

“Saya berharap sungguh semua pihak, baik di Jakarta maupun di Tanah Evav, dapat menahan diri dan menyerahkan segalanya kepada kekuasaan Allah SWT,” tutup Umar Kei.

Nus Kei, yang menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK) sesaat setelah mendarat di bandara dari Jakarta, Minggu (19/4/2026) siang.

Berdasarkan dokumentasi yang beredar, korban ditemukan terkapar di lantai bandara dengan luka serius di area wajah, leher, dan lengan.

Meski sempat dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi masih bernapas, nyawa korban dilaporkan tidak tertolong setibanya di fasilitas medis.

Sementara itu, tim gabungan Polres Maluku Tenggara berhasil meringkus dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36).

Kasus ini telah diambil alih Polda Maluku. Kedua pelaku juga sudah dibawah ke Ambon untuk menjalani proses hukum selanjutnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Senin, 28 September 2026 - 18:13 WIT

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT