Lapas Piru Razia Kamar Hunian, Perkuat Deteksi Dini Gangguan Keamanan

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 15:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru menggelar razia mendadak di kamar hunian Warga Binaan pada Jumat (24/4/2026).

Operasi ini dipimpin oleh Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) bersama regu pengamanan pagi dan malam guna menyisir seluruh blok hunian.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil penyisiran tersebut, petugas mengamankan sejumlah benda terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan, yakni 1 botol oli bekas dan 1 kaleng bekas, 2 pecahan kaca, 1 botol parfum kaca, dan 1 gelas kaca, 4 buah silet dan 1 besi panjang, dan 4 buah korek api gas.

Baca Juga :  Kapolda Maluku Soroti Miras dan Pengangguran sebagai Pemantik Konflik di Leihitu

Kepala Seksi Kamtib, Hendro Suatrian, menegaskan bahwa razia ini adalah langkah rutin untuk memastikan lingkungan Lapas tetap kondusif.

“Razia ini merupakan bagian dari deteksi dini gangguan kamtib. Kami berkomitmen memastikan lingkungan hunian steril dari barang-barang berbahaya demi menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas,” ujar Hendro.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyatakan bahwa operasi ini juga merupakan bentuk komitmen tegas dalam memberantas peredaran narkoba, penggunaan ponsel ilegal, hingga praktik penipuan dari dalam sel.

Baca Juga :  Cegah Tawuran Remaja, Polres Kepulauan Aru Gelar Patroli Skala Besar

“Kami menyatakan perang terhadap narkoba, handphone ilegal, dan segala bentuk penipuan. Ini adalah upaya nyata untuk mewujudkan Lapas Piru yang bersih dan berintegritas,” tegas Hery.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Fokus utamanya adalah menutup celah peredaran gelap narkoba serta memutus mata rantai penipuan dengan berbagai modus yang kerap terjadi di lingkungan Lapas maupun Rumah Tahanan Negara (Rutan). (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konflik Katapang–Olas, 3 Warga Luka, Kapores SBB Paparkan Kronologinya
Konflik Sosial di Maluku Turun Drastis, Hanya 6 di Pertengahan 2026
DPRD Maluku Segera Panggil BPJN Soal Pemasangan CCTV AI di JMP
Cegah Bunuh Diri di JMP, Kominfo Ambon Dorong Penerapan CCTV AI
Cegah Tawuran Remaja, Polres Kepulauan Aru Gelar Patroli Skala Besar
Keamanan Pasar Mardika Kembali Disorot, Pedagang Keluhkan Aksi Pencurian Berulang
Pangdam Pattimura: Tidak Ada Ruang bagi Separatisme di Maluku
Kapolda Maluku Ajak Warga Hitu Jaga Persatuan, Cegah Konflik

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:16 WIT

Konflik Katapang–Olas, 3 Warga Luka, Kapores SBB Paparkan Kronologinya

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:27 WIT

Konflik Sosial di Maluku Turun Drastis, Hanya 6 di Pertengahan 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:44 WIT

DPRD Maluku Segera Panggil BPJN Soal Pemasangan CCTV AI di JMP

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:26 WIT

Cegah Bunuh Diri di JMP, Kominfo Ambon Dorong Penerapan CCTV AI

Senin, 18 Mei 2026 - 12:27 WIT

Cegah Tawuran Remaja, Polres Kepulauan Aru Gelar Patroli Skala Besar

Berita Terbaru

Rektor Universitas Pattimura  Prof. Fredy Leiwakabessy menyampaikan sambutan pada Focus Group Discussion (FGD) Blok Masela hasil kerja sama Unpatti dan INPEX Masela, Ltd di Swiss-Belhotel Ambon, Kamis (11/6/2026). Foto : Istimewa

Ekonomi & Bisnis

Rektor Unpatti : Rantai Pasok Blok Masela Wajib Sejahterakan Maluku

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:18 WIT