AMBON, HEADLINETIMUR.COM— Pemerintah Provinsi Maluku mulai menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Pemerintah Jepang di berbagai sektor unggulan.
Langkah ini diawali dengan pertemuan intensif antara Wakil Gubernur Maluku bersama Konsulat Jenderal Jepang di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Maluku, Rabu (25/2/2026).
Hadir mendampingi Wakil Gubernur dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Sadali Ie, Asisten Administrasi Umum Setda, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Maluku.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam siaran pers Pemprov Maluku,
Konsulat Jenderal Jepang, Mr. Takonai, memberikan apresiasi tinggi atas sambutan hangat Pemerintah Provinsi Maluku.
Ia memaparkan sejumlah potensi kerja sama yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor perikanan hingga pengelolaan sumber daya mineral, termasuk pengembangan Blok Masela.
Selain investasi skala besar, Mr. Takonai juga menawarkan program bantuan hibah (grant assistance) dari Pemerintah Jepang. Program ini mencakup pembangunan fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, pengadaan ambulans, dan infrastruktur sosial lainnya.
“Kami berharap pertemuan ini melahirkan langkah konkret dan solusi terbaik untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan antara Maluku dan Jepang,” ujar Mr. Takonai.
Usai pertemuan, Wakil Gubernur Maluku menegaskan bahwa Pemprov berkomitmen memastikan setiap investasi Jepang yang masuk ke Maluku dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat lokal.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan. Pemprov Maluku berencana mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, seperti Universitas Pattimura, dengan institusi di Jepang.
“Kami juga mendorong penguatan pendidikan vokasi dan sekolah kejuruan. Tujuannya agar lulusan asal Maluku memiliki kompetensi standar internasional sehingga memiliki kesempatan besar untuk bekerja di Jepang, seiring tingginya kebutuhan tenaga kerja di sana,” ungkap Wakil Gubernur.
Wakil Gubernur juga telah menginstruksikan dinas terkait untuk meningkatkan kualitas produksi komoditas daerah, termasuk sayur-mayur dan hasil laut, agar mampu menembus pasar internasional.
“Saya bersama Pak Sekda dan seluruh pimpinan OPD berkomitmen memanfaatkan peluang ini seluas-luasnya untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Maluku,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap, melalui dukungan kebijakan yang tepat dan peningkatan kualitas produksi lokal, kerja sama dengan Jepang ini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan. (HT-01)










