Jadi Khatib Idulfitri di Ambon, Kapolda Maluku Serukan Penguatan Persaudaraan

- Penulis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto, bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Sabtu (21/3/2026). Foto : Istimewa

Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto, bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Sabtu (21/3/2026). Foto : Istimewa

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan Shalat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Sabtu (21/3/2026).Di bawah langit cerah pukul 06.30 WIT, ribuan jamaah memadati lapangan dalam suasana khusyuk. Bertindak sebagai imam adalah H. Hadi Basalamah.

Momentum kemenangan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Maluku, termasuk Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kabinda, serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat.

Dalam khutbahnya, Kapolda mengajak jamaah merenungkan makna perpisahan dengan Ramadan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa Ramadan bukanlah sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah “Madrasah Kehidupan” yang dirancang untuk menempa karakter manusia.

“Para ulama salaf berdoa selama enam bulan agar dipertemukan dengan Ramadan, dan enam bulan berikutnya mereka berdoa agar amalannya diterima. Ini bukti betapa agungnya Ramadan bagi seorang mukmin,” ungkap Kapolda.

Baca Juga :  Kapolda Maluku: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pertambangan Ilegal

Ia menekankan bahwa esensi puasa adalah pengendalian diri—bukan hanya menahan lapar, tetapi juga meredam amarah dan ego pribadi.

Menurutnya, kekuatan sejati seseorang diuji pada kemampuannya menjaga hati tetap tenang di tengah gejolak emosi.

Idulfitri dan Kelulusan Spiritual

Kapolda mengibaratkan Idulfitri sebagai “hari kelulusan” setelah menempuh pendidikan spiritual selama sebulan penuh.

Namun, kelulusan ini harus dibuktikan dengan perubahan perilaku yang nyata dalam kehidupan sosial.

“Ibadah Ramadan seharusnya melahirkan pribadi yang lebih lembut hatinya, lebih tenang sikapnya, dan lebih luas kasih sayangnya kepada sesama,” ujarnya.

Kapolda juga menyoroti tradisi saling memaafkan sebagai jembatan untuk meruntuhkan dinding ego dan mempererat tali silaturahmi.

Menariknya, Kapolda secara khusus mengaitkan nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal Maluku.

Baca Juga :  Maluku Integrated Port dalam Perspektif Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan

Ia menyerukan pentingnya menjaga semangat “Hidup Orang Basudara” sebagai benteng pertahanan sosial di daerah tersebut.

Filosofi lokal seperti “potong di kuku rasa di daging” dan “sagu salempeng dibagi dua” dinilai sangat relevan dengan hadis Nabi SAW tentang mencintai saudara layaknya mencintai diri sendiri.

“Perbedaan suku dan agama adalah kehendak Allah agar kita saling mengenal. Jangan biarkan dinamika sosial memecah belah kita. Ingat, perdamaian itu selalu lebih baik,” tegas Irjen Pol. Dadang Hartanto.

Sebagai pucuk pimpinan kepolisian di Maluku, ia mengingatkan bahwa rasa aman adalah nikmat besar yang sering kali terlupakan.

Tanpa stabilitas, aktivitas ibadah dan ekonomi tidak akan berjalan maksimal.

Olehnya itu, Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Hilang Arah Akibat Kabut, Nelayan Asal Aru Berhasil Pulang Selamat
Gubernur dan Forkopimda Maluku Tinjau Lokasi Groundbreaking Blok Masela
Krisis Air Bersih Melanda Bula, Polres SBT Gerak Cepat Kerahkan AWC
BNPB dan Alimudin Kolatlena Pastikan Ratusan Rumah Pengungsi Kariuw-Masihulan Segera Dibangun
Kemarau Mulai Melanda, Polres SBT Salurkan Air Bersih untuk Warga Bula
Lima Tahun Tinggal di Gubuk Sempit, Rumah Keluarga Bahrum di Bula Dibedah Polisi
Aksi Heroik Selamatkan Pelajar Tenggelam, Anggota Polri dan TNI AU Gugur di Pantai Nirun Malra
Operasi SAR Dihentikan, Bupati MBD Ajak Doakan Korban dan Keluarga

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:54 WIT

Sempat Hilang Arah Akibat Kabut, Nelayan Asal Aru Berhasil Pulang Selamat

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:56 WIT

Gubernur dan Forkopimda Maluku Tinjau Lokasi Groundbreaking Blok Masela

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:18 WIT

Krisis Air Bersih Melanda Bula, Polres SBT Gerak Cepat Kerahkan AWC

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:57 WIT

BNPB dan Alimudin Kolatlena Pastikan Ratusan Rumah Pengungsi Kariuw-Masihulan Segera Dibangun

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:01 WIT

Kemarau Mulai Melanda, Polres SBT Salurkan Air Bersih untuk Warga Bula

Berita Terbaru

Sidang pengucapan putusan uji materiil undang-undang (UU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO)

Nasional

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Langsung

Selasa, 30 Jun 2026 - 17:30 WIT

Sosial Kemasyarakan

Kota Tual Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Provinsi Maluku 2026

Senin, 29 Jun 2026 - 21:24 WIT