AMBON, HEADLINETIMUR.COM.– PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama perwakilan Bank Dunia dan Pemerintah Provinsi Maluku menggelar dialog bersama warga kawasan Waipirit, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (8/8/2026).
Pertemuan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan transportasi penyeberangan dan kelancaran logistik.
Dalam dialog tersebut, warga berharap layanan penyeberangan dapat terus dioptimalkan guna menunjang mobilitas harian serta mendukung pengangkutan bahan pokok dan barang dari maupun menuju Pulau Seram.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager ASDP Cabang Ambon, Hafiluddin, menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kepulauan.
“Semoga kehadiran ASDP dapat terus membantu pengangkutan kebutuhan masyarakat, sehingga aktivitas perekonomian warga berjalan lebih baik,” ujar Hafiluddin.

Ia menambahkan bahwa peran ASDP tak sekadar melayani penumpang, tetapi juga menjaga konektivitas antarpulau dan memperlancar jalur distribusi barang di kawasan kepulauan Maluku.
Kunjungan lapangan bersama Bank Dunia dan Pemprov Maluku ini diharapkan dapat memberikan gambaran faktual mengenai kebutuhan masyarakat di lapangan. Masukan dari warga akan menjadi acuan penting dalam memperkuat sistem transportasi laut di wilayah ini.
Sebelumnya, Pemprov Maluku terus mendorong penguatan sinergi dengan ASDP guna menunjang mobilitas warga, memperlancar distribusi logistik, serta merangsang pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di pulau-pulau penyangga.
Masyarakat Waipirit pun berharap kolaborasi antara ASDP, Bank Dunia, dan Pemprov Maluku ini segera menghasilkan langkah konkret yang menjawab tantangan transportasi dan logistik lokal. (HT-01)









