Tuntut Kompensasi Blok Masela, Nelayan Lermatang Demo PT Inpex

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Ratusan nelayan dari Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), menggelar aksi unjuk rasa di shelter milik PT Taka Hydrocore Indonesia, kontraktor PT Inpex Masela pada Senin (30/3/2026).

Aksi ini merupakan bentuk protes atas kompensasi yang tak kunjung direalisasikan sejak tahun 2024. Ratusan nelayan Desa Lermatang terdampak langsung proyek Blok Masela.

Aksi massa tersebut sempat menghentikan sementara aktivitas di area shelter perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Pemerintah Desa Lermatang sebelumnya telah sepakat melepas sekitar 662 hektar kawasan hutan untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Blok Masela.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, kesepkatan kompensasi awal untuk setiap nelayan senilai Rp5 juta rupiah. Namun, nelayan menuntut agar kompensasi dinaikkan menjadi Rp10 juta.

Baca Juga :  SD Negeri 1 Namlea Luder Terbakar

Mediasi dan Hasil Kesepakatan

Polres Kepulauan Tanimbar menerjunkan personel gabungan dari Polres dan Polsek Tanimbar Selatan untuk mengawal jalannya aksi. Pengamanan dipimpin langsung oleh Wakapolres Kepulauan Tanimbar, Kompol Wilhelmus B. Minanlarat.

Kehadiran aparat di lapangan bertujuan memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib dan sesuai koridor hukum.

Selain penjagaan, pihak kepolisian juga berperan aktif memfasilitasi mediasi antara warga, pemerintah daerah, dan manajemen perusahaan.

Setelah melalui ruang dialog yang konstruktif di meja mediasi, aksi ini membuahkan hasil positif.

Pihak manajemen PT Inpex Masela akhirnya menyatakan kesediaan untuk membayarkan kompensasi yang dituntut oleh para nelayan tangkap Desa Lermatang.

Baca Juga :  Isu "Mafia Izin" Memanas, Kadishub Ambon : Sejak 2018 Tak Ada Trayek Baru

Dalam keterangannya pada Selasa (31/3/2026), Wakapolres memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara dewasa.

Meski sempat terjadi aksi saling dorong dan pelemparan kecil, hal tersebut tidak sampai mencederai esensi penyampaian pendapat di muka umum.

“Kami sangat bersyukur karena seluruh rangkaian aksi hingga proses mediasi berjalan lancar dan damai. Massa membubarkan diri dengan tertib setelah kesepakatan tercapai,” ujar Wakapolres KKT.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan shelter PT Inpex Masela maupun wilayah hukum Polsek Tanimbar Selatan dilaporkan tetap aman dan kondusif. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT