AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi melepas 461 jemaah calon haji (JCH) tahun 1447 H/2026 M. Acara silaturahmi dan pelepasan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Ashari Al Fatah, Senin (4/5/2026).
Pelepasan ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Ambon dalam memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat, mengingat penyelenggaraan ibadah haji adalah bagian integral dari tugas nasional.
Panggilan Spiritual yang Eksklusif
Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya menekankan bahwa ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang memerlukan kesiapan fisik maupun mental. Ia menyampaikan rasa syukur mendalam atas keberangkatan para jemaah tahun ini.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang merupakan anugerah luar biasa. Dari sekian banyak umat yang menanti, hari ini Bapak dan Ibu sekalian mendapat kehormatan untuk memenuhi panggilan tersebut,” ujar Wali Kota.
Ia mengajak seluruh jemaah untuk meluruskan niat dan menjalani setiap rukun haji dengan penuh keikhlasan serta tekad yang kuat.
Haji Ramah Lansia dan Disabilitas
Wali Kota juga menyoroti tema penyelenggaraan haji tahun ini, yaitu “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”. Ia menegaskan bahwa tema ini harus diimplementasikan secara konkret di lapangan.
“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan cara pandang dalam pelayanan. Mengingat kondisi setiap jemaah berbeda-beda, pelayanan harus dilakukan secara inklusif sesuai kebutuhan masing-masing,” tegasnya.
Dukungan Penuh Pemkot Ambon
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkot Ambon telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk memudahkan perjalanan para tamu Allah, di antaranya pemberian uang saku bagi seluruh jemaah, penyediaan transportasi dan pengamanan logistik/barang bawaan serta pendampingan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kota Ambon.
“Kami mengimbau agar Bapak dan Ibu tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, mengatur asupan nutrisi, serta istirahat yang cukup agar seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Menutup arahannya, Bodewin menekankan pentingnya semangat orang basudara selama berada di Arab Saudi. Ia berharap jemaah asal Ambon dikenal karena solidaritasnya yang tinggi.
Tak lupa, ia menitipkan pesan emosional kepada 461 jemaah untuk mendoakan keberlangsungan Kota Ambon.
“Saya titip satu hal, jangan lupa doakan Kota Ambon agar senantiasa dijaga Tuhan, tetap aman, damai, dan sejahtera. Dengan doa dari Bapak dan Ibu di tempat-tempat mustajab, saya yakin Ambon akan menjadi kota yang lebih baik,” tutupnya. (HT-01)








