AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat muslim di Kota Ambon, untuk menjalankan ibadah Iduladha dengan cara yang lebih ramah lingkungan melalui gerakan “Kurban Tanpa Kantong Plastik”.
Ajakan tersebut disampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat poster edukasi yang mengimbau warga agar tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban.
Sebagai gantinya, masyarakat dianjurkan memakai wadah alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan, seperti daun pisang, kantong kertas, tas kain, hingga anyaman bambu (besek).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pesan edukasi tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya tentang berbagi kepada sesama, tetapi juga tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan.
“Berbagi daging kurban berarti berbagi kebaikan, bukan berbagi sampah,” demikian pesan yang tertuang dalam poster tersebut.
Pemkot Ambon menilai penggunaan plastik sekali pakai saat Iduladha berpotensi melonjakkan volume sampah yang sulit terurai. Plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alami dan dapat mencemari tanah, sungai, hingga ekosistem laut.
Selain berdampak buruk pada lingkungan, penggunaan kantong plastik hitam atau kresek untuk makanan berlemak juga dinilai berbahaya karena dapat memicu pelepasan zat kimia yang mengancam kesehatan.
Melalui gerakan ini, Pemkot Ambon berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan kota semakin meningkat, sekaligus mendukung terciptanya Ambon yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (HT-01)









