Gagal Belok di Gunung Pramuka SBB, Motor Tabrak Bus Damri

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil mikrobus Damri dan sebuah sepeda motor terjadi di ruas Jalan Trans Seram, tepatnya di kawasan tanjakan dan tikungan Gunung Pramuka, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Insiden tersebut terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 08.50 WIT.

Kasi Humas Polres SBB, Ipda Asep Souisa, menjelaskan kecelakaan melibatkan mikrobus Hino Damri bernomor polisi DE 7523 AU yang dikemudikan oleh AK (48), warga Desa Waesala. Sementara sepeda motor Honda Vario 125 bernomor polisi DE 6133 NS dikendarai oleh RW (17), seorang pelajar asal Desa Waimital.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh personel Satlantas Polres SBB di bawah pimpinan Kasat Lantas AKP Jacob Runtuthomas, diketahui bus Damri tersebut tengah melaju dari Desa Waesala menuju Waipirit dengan membawa kondektur dan sejumlah penumpang.

“Saat tiba di lokasi kejadian yang kondisinya menanjak dan menikung, datang sepeda motor Honda Vario dari arah berlawanan. Pengendara motor diduga kehilangan kendali atas laju kendaraannya hingga masuk ke jalur bus Damri dan memicu tabrakan,” ujar Ipda Asep, melalui keterangan resminya.

Akibat insiden ini, pengendara motor RW mengalami luka robek pada bagian atas mulut dan bengkak di wajah. Sementara rekannya yang membonceng, RF (17), mengalami nyeri dada serta kram pada kaki kanan.

Kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD Piru untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Maluku Dapat Bantuan 2.998 Rumah 2026, Gubernur Minta Tambahan Besaran Biaya

Di sisi lain, pengemudi Damri, kondektur, beserta seluruh penumpang dilaporkan selamat tanpa luka-luka. Kendati demikian, kerugian material akibat kerusakan kedua kendaraan diperkirakan mencapai Rp14 juta.

Hasil analisis sementara dari pihak Satlantas menunjukkan bahwa kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kurangnya kehati-hatian pengendara motor saat melintasi jalur yang memiliki karakteristik menikung tajam dan menanjak.

“Polres Seram Bagian Barat mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menurunkan kecepatan saat melewati jalur menanjak atau tikungan, dan senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tutur Ipda Asep.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan intensif Satlantas Polres SBB. Situasi di lokasi kejadian dipastikan aman kondusif dan arus lalu lintas telah kembali normal. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara
Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib di Maluku Jadi Komitmen Daerah
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WIT

Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam

Kamis, 24 September 2026 - 11:51 WIT

KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT