Tambang Emas Ilegal Gunung Nona Buru Luput dari Pengawasan, Alat Berat Bebas Beroperasi

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 14:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Nona, Desa Wamkedan, Kecamatan Kabupaten Buru, Maluku, hingga kini masih terus beroperasi.

Meski telah lama menjadi sorotan karena memicu kerusakan lingkungan dan berbagai insiden keselamatan, penegakan hukum di wilayah tersebut dinilai masih tebang pilih.

Salah satu warga Buru, melalui postingannya di Facebook, Minggu (5/7/2026) mengatakan, selama ini, perhatian pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah (Pemda) Buru, aparat penegak hukum, hingga kalangan intelektual dinilai hanya terfokus pada penanganan PETI di Gunung Botak.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal, dugaan kejahatan lingkungan dalam skala besar juga tengah terjadi di wilayah tambang Gunung Nona, atau yang akrab disebut kawasan Air Panas,” ujar dia.

Baca Juga :  Perkuat Kapasitas Fiskal Daerah, Gubernur Maluku Dorong Percepatan Rekomendasi Lima BUMD

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kata warga tersebut, aktivitas penambangan ilegal di sepanjang aliran Kali Waemkedan tersebut sudah mengkhawatirkan. Para penambang secara terang-terangan menggunakan alat berat untuk menggali emas tanpa mengantongi izin resmi.

“Kondisi ini memicu pertanyaan publik terkait kinerja dan ketegasan aparat penegak hukum setempat. Polda Maluku, Polres Buru, hingga Polsek Waeapo dinilai terkesan melakukan pembiaran terhadap hilir mudik dan pengoperasian alat berat di lokasi ilegal tersebut,” kesalnya.

Padahal, menurut dia, penggunaan alat berat seperti ekskavator atau buldoser dalam aktivitas penambangan tanpa izin merupakan tindak pidana murni yang melanggar hukum.

Baca Juga :  Bagi Hasil Tanah Petuanan Tak Dibayar, Raja Negeri Seti Protes Keras PT Nusa Ina

Selain itu, penggunaan alat berat ini memperparah skala kerusakan lingkungan di Kabupaten Buru.

“Hal ini sekaligus menegaskan bahwa aktivitas di Gunung Nona bukan lagi kategori penambangan rakyat tradisional berskala kecil, melainkan murni kejahatan lingkungan terorganisir,”jelasnya.

Olehnya itu, ia mendesak agar aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas.

“Siapapun yang terlibat—baik aktor utama, pihak yang mengizinkan, membekingi, hingga yang mendanai aktivitas ilegal ini—harus diproses secara hukum demi menyelamatkan lingkungan dan menegakkan keadilan,” pintanya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih
Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”
Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri
Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan
Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air
Terima Kwarda Maluku, Gubernur HL Komit Sukseskan Jamnas dan Dukung Penuh Musda
DPD PKS SBT Lanjutkan Distribusi Air Bersih Bagi Warga Bula
Jamin Keamanan Investasi, Sekda Maluku Tegaskan Lahan Hilirisasi Ubi Kayu Bursel Harus Bebas Sengketa

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIT

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:52 WIT

Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:11 WIT

Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:25 WIT

Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIT

Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT