AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Pemerintah Provinsi Maluku resmi meluncurkan Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) pada Senin (13/7/2026).
Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik di Bumi Raja-Raja.
Peluncuran berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, yang hadir membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai rumah kedua bagi peserta didik.
Sekolah dituntut mampu memberikan rasa aman, menumbuhkan harapan, sekaligus membentuk karakter generasi muda.
“Kita ingin budaya sekolah yang aman dan nyaman ini menjadi gerakan bersama. Dengan begitu, anak-anak kita merasa diterima, dihargai, dan dilindungi untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujar Sadali menyampaikan pesan Gubernur.
Program BSAN kali ini mengusung tema “Membangun Sekolah Berbudaya Aman, Nyaman, Inklusif, dan Berkelanjutan melalui Pendekatan Literasi Keagamaan Lintas Budaya”. Tema ini mencerminkan komitmen kuat Pemprov Maluku dalam merawat keberagaman serta mempererat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Melalui pendekatan literasi keagamaan lintas budaya, sekolah didorong untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, saling menghormati, dan semangat hidup berdampingan secara damai sejak dini.
Sekolah kini tidak lagi sekadar tempat mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan inkubator pembentukan karakter dan budaya damai bagi generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Maluku turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Institut Leimena, Inovasi Maluku, Sasakawa Peace Foundation, serta seluruh pihak yang terlibat.
Pemerintah daerah berharap sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, lembaga pendidikan, dan mitra pembangunan ini dapat terus terjaga. Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan mampu mengimplementasikan program BSAN di seluruh satuan pendidikan di Maluku demi melahirkan generasi emas 2045 yang cerdas, berkarakter, dan toleran. (HT-03)









