Rovik : Kader LK III HMI Harus Jadi Penafsir Zaman dan Pemimpin Berintegritas

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Maluku, Rovik Akbar Afifudin (dua dari kanan) saat menerima cinderamata dari pengurus BADKO HMI Maluku usai menyampaikan sambutan pada pembukaan Advance Training (LK III) Tingkat Nasional Badan Koordinasi (Badko) HMI Maluku yang berlangsung di Gedung Islamic Center Ambon, Sabtu (25/7/2026). (Foto : Istimewa)

Koordinator Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Maluku, Rovik Akbar Afifudin (dua dari kanan) saat menerima cinderamata dari pengurus BADKO HMI Maluku usai menyampaikan sambutan pada pembukaan Advance Training (LK III) Tingkat Nasional Badan Koordinasi (Badko) HMI Maluku yang berlangsung di Gedung Islamic Center Ambon, Sabtu (25/7/2026). (Foto : Istimewa)

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Koordinator Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Maluku, Rovik Akbar Afifudin, menegaskan bahwa lulusan Latihan Kader III (LK III) HMI memikul amanah kepemimpinan besar yang melampaui kepentingan pribadi.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada pembukaan Advance Training (LK III) Tingkat Nasional Badan Koordinasi (Badko) HMI Maluku yang berlangsung di Gedung Islamic Center Ambon, Sabtu (25/7/2026).

Rovik menjelaskan, sesuai pedoman pengkaderan HMI, tujuan LK III adalah membina kader pemimpin yang mampu menerjemahkan serta mentransformasikan pemikiran konseptual secara profesional dalam gerak perubahan sosial.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seorang kader LK III tidak cukup hanya menjadi pembaca realitas, tetapi juga harus menjadi penafsir zaman. Lulusan LK III tidak hanya melahirkan kritik, tetapi juga menawarkan jalan keluar—mengubah teori menjadi kebijakan, gagasan menjadi gerakan, dan cita-cita menjadi kenyataan sosial,” ujar Rovik.

Baca Juga :  Jelang Peletakan Batu Pertama Blok Masela, Kapolda Maluku: Stabilitas Keamanan Kunci Sukses Investasi

Menjawab Krisis Kepemimpinan

Menyinggung tema LK III tahun ini, yakni “Inteligensi HMI: Ikhtiar Menjawab Krisis Multidimensi Menuju Masyarakat Cita”, Rovik mengingatkan bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini bukan sekadar persoalan ekonomi, politik, atau teknologi. Bangsa ini tengah menghadapi krisis kepemimpinan, integritas, keteladanan, dan cara berpikir.

Ia menambahkan, inteligensi HMI bukanlah simbol prestise akademik semata, melainkan kemampuan menghubungkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dalam tindakan nyata.

“Bangsa ini tidak sedang menunggu hadirnya lebih banyak orang pintar, tetapi menunggu lahirnya pemimpin yang cerdas sekaligus jujur, kuat secara intelektual, serta rendah hati,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rovik atas nama Keluarga Besar MW KAHMI Maluku menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, atas bantuan materiil maupun moril serta kesediaannya untuk membuka acara LK III Tingkat Nasional tersebut secara resmi.

Baca Juga :  Jadi Khatib Idulfitri di Ambon, Kapolda Maluku Serukan Penguatan Persaudaraan

Menurutnya, hal ini menjadi bukti konsistensi pemerintah daerah dalam mendukung proses pengkaderan di tubuh HMI.

Mengakhiri sambutannya, anggota DPRD Maluku yang juga politikus PPP itu, berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan forum LK III sebagai ruang menguji gagasan dan memperkuat karakter.

“Jabatan boleh berubah, profesi boleh berganti, tetapi integritas kader harus tetap menjadi identitas yang melekat selamanya. Saya percaya dari forum ini akan lahir generasi pemimpin yang tidak hanya mewarisi sejarah panjang HMI, tetapi juga mampu menuliskan sejarahnya sendiri,” pungkasnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara
Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib di Maluku Jadi Komitmen Daerah
Watubun: Listrik dan Telekomunikasi Penopang Layanan Warga Maluku

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WIT

Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam

Kamis, 24 September 2026 - 11:51 WIT

KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT