Ombudsman Harap Maluku Masuk Tiga Besar Pelayanan Publik Terbaik

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 17:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Mengawali rangkaian pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku menggelar Entry Meeting Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Gubernur Maluku pada Senin (27/7/2026).

Agenda ini menjadi wadah penyamaan persepsi sekaligus penguatan komitmen seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin, menegaskan bahwa penilaian tahun ini tidak sekadar berfokus pada pencapaian skor atau angka. Lebih dari itu, penilaian ini berfungsi sebagai instrumen evaluasi mendalam untuk membenahi tata kelola pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian diharapkan memahami secara menyeluruh indikator-indikator yang diuji. Penilaian ini bukan sekadar mengejar angka, melainkan momentum membenahi tata kelola pelayanan publik agar makin berkualitas,” tegas Fikri.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana Usai Libur Lebaran, Gubernur Maluku Tekankan Efisiensi Fiskal dan Integritas ASN

Ia menambahkan, Ombudsman RI terus menjalankan mandat undang-undang untuk memastikan pelayanan publik berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Hasil akhir dari penilaian ini diharapkan memberi dampak konkret yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Selain itu, Fikri menggarisbawahi pentingnya percepatan transformasi digital. Menurutnya, penerapan sistem digital dapat memangkas birokrasi dan meningkatkan efisiensi, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini.

“Digitalisasi harus terus didorong untuk mempermudah dan mempercepat layanan. Di tengah tantangan penghematan anggaran, unit kerja harus inovatif menyiasati pelaksanaan tugas agar tupoksi tetap berjalan optimal,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar kendala internal di setiap OPD dijadikan bahan evaluasi, tanpa mengorbankan profesionalisme pelayanannya kepada masyarakat.

Pemerintah Provinsi Maluku menyambut positif gelaran entry meeting tersebut. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengapresiasi langkah cepat Ombudsman RI Perwakilan Maluku dalam mengawal perbaikan layanan publik di daerahnya.

Baca Juga :  Keluar dari Zona Merah, Kualitas Pelayanan Publik Tanimbar Meningkat

“Kami mengapresiasi Entry Meeting ini sebagai langkah awal memperkuat komitmen OPD. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi perangkat daerah untuk memahami indikator penilaian sekaligus terus berbenah demi pelayanan yang lebih baik,” kata Hendrik.

Ia berharap hasil penilaian tahun 2026 ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan nyata yang diterima oleh masyarakat Maluku.

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku, serta para pimpinan instansi vertikal dan OPD di lingkungan Pemprov Maluku. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah
Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik
Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan
Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027
Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang
Maluku Raih Penghargaan Terbaik I dan Stimulan Rp2 Miliar dari Kemendagri
Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS
Gubernur Maluku : Batas Taman Nasional Manusela Harus Ditetapkan Ulang

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:04 WIT

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:16 WIT

Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik

Minggu, 20 September 2026 - 14:52 WIT

Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIT

Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:36 WIT

Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT