Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan

- Penulis

Minggu, 20 September 2026 - 14:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, HEADLINETIMUR.COM —
Pemerintah Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa terus menggenjot kesejahteraan daerah pesisir.

Pada Jumat (18/9/2026), Gubernur yang didampingi Kepala Kantor Perwakilan Maluku Saiful Indra Patta dan Kadis Kelautan dan Perikanan Erawan Asikin sukses merampungkan lobi penting dengan para menteri di Jakarta.

Rangkaian agenda intensif ini membawa kabar baik bagi masyarakat Maluku, khususnya para nelayan dan petani rumput laut yang menggantungkan hidupnya pada sektor kelautan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, sejumlah komitmen besar berhasil disepakati. Salah satunya adalah rencana pengembangan program budidaya rumput laut seluas 20.000 hektare.

“Pemprov Maluku telah menyiapkan kesiapan lahan serta pendataan petani rumput laut di Maluku Tenggara, Kota Tual, hingga Kabupaten Kepulauan Tanimbar guna meningkatkan taraf hidup keluarga petani di wilayah tersebut,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana Usai Libur Lebaran, Gubernur Maluku Tekankan Efisiensi Fiskal dan Integritas ASN

Selain itu, aspirasi masyarakat nelayan Maluku terkait praktik transhipment (alih muat kapal di tengah laut) direspons cepat oleh KKP. Menteri KKP menegaskan akan segera menerbitkan kebijakan untuk mengakhiri relaksasi penangkapan ikan terukur.

Kebijakan ini mewajibkan seluruh kapal ikan di tiga Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP)—yakni Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafura—untuk mendaratkan hasil tangkapannya di pelabuhan milik Pemprov Maluku.

“Langkah ini diambil agar kekayaan laut Maluku memberikan nilai tambah dan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal,” papar Gubernur Hendrik.

Perhatian pusat terhadap nelayan Maluku juga terlihat dari peningkatan dukungan infrastruktur. Setelah merealisasikan pembangunan dua Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Buru dan Kota Tual pada 2025, sebanyak 79 Kampung Nelayan Merah Putih kini dibangun di seluruh wilayah Provinsi Maluku.

Baca Juga :  Setahun Menjabat, Lewerissa-Vanath Belum Rombak Pejabat Eselon II Pemprov Maluku

Selain infrastruktur pemukiman, Maluku juga menerima bantuan satu unit kapal pembersih sampah laut (SeaCleaner) hasil hibah lembaga swadaya masyarakat asal Swiss melalui KKP, yang akan dikelola bersama pemerintah kabupaten/kota untuk menjaga kelestarian laut.

Rangkaian perjuangan ini semakin lengkap dengan dukungan penuh Menteri KKP terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan menjadi Undang-Undang.

Sebagai Ketua Badan Kerja Sama Provinsi Kepulauan, Gubernur Maluku menyampaikan apresiasi atas kerja sama erat dengan pemerintah pusat demi terwujudnya Maluku yang lebih sejahtera, adil, dan berkelanjutan. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah
Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik
Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027
Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang
Maluku Raih Penghargaan Terbaik I dan Stimulan Rp2 Miliar dari Kemendagri
Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS
Gubernur Maluku : Batas Taman Nasional Manusela Harus Ditetapkan Ulang
KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Diserahkan, Pendapatan Kota Ambon Naik Jadi Rp1,33 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:04 WIT

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:16 WIT

Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik

Minggu, 20 September 2026 - 14:52 WIT

Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIT

Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:36 WIT

Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT