Wagub Vanath : Perputaran Uang di Maluku Berasal dari Tiga “Pohon” Utama

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM.– Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath mengatakan, sumber perputaran uang di Maluku berasal dari “pohon” utama, yakni pemerintah melalui APBN dan APBD, swasta melalui investasi dan kegiatan usaha, serta perbankan melalui dukungan pembiayaan kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Maluku tidak dapat terus bergantung pada belanja pemerintah semata. Peran sektor swasta dan dunia perbankan harus semakin diperkuat agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurutnya, salah satu prasyarat utama agar investasi dan usaha swasta berkembang adalah terciptanya situasi keamanan yang kondusif.

“Investasi dan usaha swasta hanya bisa tumbuh kalau daerah kita aman dan kondusif. Mana ada orang berduit atau investor yang mau menanamkan modalnya kalau situasinya tidak aman? Karena itu, menjaga keamanan adalah kunci utama agar pergerakan ekonomi lancar dan lapangan kerja terbuka,” ujar Vanath, dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Provinsi Maluku yang berlangsung di Grand Avira Hotel, Ambon, Kamis (6/8/2026).

Selain keamanan, Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya dukungan perbankan dan lembaga keuangan dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), termasuk pelaku usaha ultra mikro di Maluku.

Baca Juga :  Pemkot Ambon Gandeng FST Unpatti Garap Pembangunan Berbasis Sains dan Teknologi

Ia berharap IWAPI dapat mengambil peran strategis dalam mendampingi para perempuan pengusaha agar memiliki tata kelola usaha dan manajemen keuangan yang baik, sehingga semakin dipercaya oleh lembaga perbankan untuk memperoleh akses permodalan.

Mengakhiri sambutannya, Vanath menegaskan bahwa pembangunan Maluku merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, perbankan, dan organisasi perempuan pengusaha seperti IWAPI menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah
Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik
Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan
Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027
Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang
Maluku Raih Penghargaan Terbaik I dan Stimulan Rp2 Miliar dari Kemendagri
Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS
Gubernur Maluku : Batas Taman Nasional Manusela Harus Ditetapkan Ulang

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:04 WIT

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:16 WIT

Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik

Minggu, 20 September 2026 - 14:52 WIT

Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIT

Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:36 WIT

Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT