AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Ratusan pohon cengkeh milik warga di Negeri Asilulu, Kecamatan Leihitu, serta puluhan pohon kelapa di Layeni, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), Kabupaten Maluku Tengah, ludes terbakar. Warga setempat terpaksa berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Peristiwa kebakaran di perkebunan cengkeh Asilulu terjadi pada Sabtu (22/8/2026) petang. Sementara itu, kebakaran di perkebunan kelapa Layeni, TNS, terjadi sehari sebelumnya, Jumat (21/8/2026).
Asri Mahulauw, warga setempat yang berada di lokasi kejadian, melaporkan bahwa kebakaran hebat tersebut melanda kawasan hutan Lala Iwan, Negeri Asilulu. Api diduga berasal dari salah satu kebun cengkeh milik warga, lalu dengan cepat menjalar ke area perkebunan sepanjang Lala Iwan Hatu Tihal hingga mendekati Ala Pihal Huhu.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga berita ini diturunkan, belasan warga masih berupaya memadamkan kobaran api. Proses pemadaman mengalami kendala besar akibat tiupan angin kencang dan besarnya kobaran api.
“Amukan api yang begitu masif di titik utama juga menyulitkan upaya dokumentasi di lokasi kejadian,” tulis Asri Mahulauw di laman Facebooknya disertai foto kebakaran.
Kondisi serupa terjadi di Negeri Layeni, TNS. Kebakaran melanda dusun kelapa milik warga di Jalur 12 perbatasan Lesluru.
Angin kencang yang berembus di lokasi membuat api terus berkobar dan belum berhasil dipadamkan. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui instansi terkait belum menyampaikan keterangan resmi mengenai kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut. (HT-01)











