Dua Penambang Tewas Tertimbun Lubang Galian Ilegal di Tambang Luhu

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 10:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Seram Bagian Bara, AKBP Andi Zulkifli. (Foto : Humas Polres SBB)

Kapolres Seram Bagian Bara, AKBP Andi Zulkifli. (Foto : Humas Polres SBB)

AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Dua warga ditemukan meninggal dunia akibat tertimbun di lubang bekas galian tambang kawasan Tambang Luhu, tepatnya di sekitar Tiang Listrik 2, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Minggu (6/9/2026).

Kapolres Seram Bagian Barat,
AKBP Andi Zulkifli, menjelaskan bahwa informasi penemuan kedua jenazah tersebut diterima pihak kepolisian pada Minggu pagi. Korban pertama ditemukan sekitar pukul 05.00 WIT.

“Korban pertama diduga warga Desa Wakasihu yang akrab disapa Onco. Namun, identitas lengkapnya masih dalam proses pendalaman,” jelas Kapolres.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIT, warga kembali menemukan korban kedua di lokasi yang sama. Korban kedua diduga warga Desa Wakal bernama Ismail Nakul.

Baca Juga :  Direktur Perumdam Tirta Yapono Sebut Tarif Meteran Air Rp6 Juta Hanya "Kasuistik"

Kedua korban langsung dievakuasi oleh warga setempat dan diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

“Identitas lengkap kedua korban maupun penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan,” kata Kapolres.

Ia menegaskan, kawasan Tambang Luhu memiliki tingkat kerawanan tinggi karena terdapat banyak lubang bekas galian tanpa pengaman yang memadai. Kondisi tanah di sekitar galian tersebut rawan longsor dan runtuh sewaktu-waktu sehingga membahayakan keselamatan.

“Aktivitas penambangan di kawasan tersebut ilegal. Selain tidak berizin, kegiatan ini berisiko sangat tinggi terhadap keselamatan jiwa,” tegasnya.

Baca Juga :  Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya "Rumah Gagasan"

Kapolres mengimbau masyarakat dan para penambang agar tidak mengabaikan faktor keselamatan serta menghentikan aktivitas tambang ilegal.

“Jangan sampai keuntungan yang dikejar justru dibayar dengan nyawa. Keselamatan masyarakat harus menjadi hal utama,” ujarnya.

Pihak kepolisian saat ini masih mengumpulkan bahan keterangan dan memantau perkembangan situasi pascakejadian untuk mengetahui kronologi pasti yang menyebabkan kedua korban tewas.

Kapolres juga meminta warga tidak mendekati maupun beraktivitas di sekitar lubang bekas galian yang rawan longsor demi mencegah bertambahnya korban jiwa. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Maluku Pastikan Gelar Pahlawan Nasional A.M. Sangadji Kembali Diperjuangkan
Kota Bula Dikepung Asap Karhutla, Warga Mulai Keluhkan Sesak dan Iritasi
Peringati HUT ke-451, Gubernur Maluku: Kota Ambon Harus Bersih ‘Luar Dalam’
Mesin Mati di Perairan Malra, 5 Nelayan Tual Berhasil Dievakuasi Selamat
Pemkab SBT Kebut PSN Hilirisasi Sagu, Investor Mulai Tertarik
Karhutla Hanguskan Perkebunan Warga, Pemda Buru Selatan Didesak Turun Gunung
Wagub Maluku: Maulid Nabi Momentum Rawat Harmoni dan Persaudaraan
PLN Siapkan Rp9 Triliun untuk Perluasan Akses Listrik di Maluku

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 07:57 WIT

Wagub Maluku Pastikan Gelar Pahlawan Nasional A.M. Sangadji Kembali Diperjuangkan

Selasa, 8 September 2026 - 06:33 WIT

Kota Bula Dikepung Asap Karhutla, Warga Mulai Keluhkan Sesak dan Iritasi

Senin, 7 September 2026 - 18:01 WIT

Peringati HUT ke-451, Gubernur Maluku: Kota Ambon Harus Bersih ‘Luar Dalam’

Senin, 7 September 2026 - 12:57 WIT

Mesin Mati di Perairan Malra, 5 Nelayan Tual Berhasil Dievakuasi Selamat

Minggu, 6 September 2026 - 19:50 WIT

Pemkab SBT Kebut PSN Hilirisasi Sagu, Investor Mulai Tertarik

Berita Terbaru

Prosesi penyerahan Pataka Kota Ambon oleh para jujare mongare kepada Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon yang digelar di Lapangan Merdeka, Senin (7/9/2026). (Foto : Diskominfo Kota Ambon)

Pemerintahan

HUT ke-451, Wali Kota Ajak Warga Jadikan Ambon Rumah Bersama

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:43 WIT