BULA, HEADLINETIMUR.COM — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Selasa (8/9/2026) pagi.
Kondisi udara yang kian memburuk membuat suasana ibu kota Kabupaten SBT ini tampak seperti Pulau Kalimantan saat dilanda karhutla hebat.
Titik api diketahui berasal dari wilayah pegunungan yang berada dekat dengan permukiman Desa Limumir. Kebakaran yang terjadi hampir setiap hari ini membuat kabut asap saban pagi menyelimuti area perkotaan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT

Jarak pandang di Bula pada pagi hari turun akibat tebalnya asap. Selain mengganggu jarak pandang dan aktivitas harian, bau sangit yang menyengat mulai memicu keluhan kesehatan warga, terutama gangguan pernapasan dan iritasi mata.
Azis, salah seorang warga Bula, menyebutkan bahwa kejadian karhutla tahun ini merupakan yang terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Karhutla kali ini termasuk yang paling parah. Hampir tiap hari ada kebakaran. Seluruh wilayah Kota Bula dikepung asap,” ujar Azis, Selasa (8/9/2026).
Sayangnya, meski asap terus menebal dan mengancam kesehatan masyarakat, Azis mengeluhkan belum adanya aksi nyata dari instansi terkait, seperti pembagian masker dari Dinas Kesehatan SBT untuk mencegah risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera merespons situasi ini dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran serta membagikan masker medis gratis.
“Terutama bagi anak-anak yang berangkat sekolah di pagi hari. Sekolah mereka dekat dengan lokasi kebakaran, tentu ini sangat mengganggu,” pungkas Azis. (HT-01)











