PLN Siapkan Rp9 Triliun untuk Perluasan Akses Listrik di Maluku

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 17:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi mengungkapkan, pemerintah melalui PT PLN (Persero) menyiapkan anggaran sekitar Rp9 triliun, untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Maluku dan Maluku Utara. Anggaran tersebut diharapkan mempercepat pemerataan akses listrik hingga ke 104 desa di Maluku.

Pernyataan itu disampaikan Irawadi, saat dihubungi merindudprd.com, portal resmi DPRD Maluku, dari Ambon, Selasa (1/9/2026). Sebelumnya, Komisi II telah melakukan pertemuan bersama jajaran PLN Pusat di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis (20/8/2026) lalu.

“Pertemuan tersebut turut membahas percepatan program kelistrikan di Maluku, terutama penyelesaian persoalan masih adanya desa yang belum teraliri listrik,” ungkap Irawadi.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Irawadi, anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah, untuk mempercepat pemerataan akses listrik, khususnya bagi masyarakat di desa-desa, yang hingga kini belum menikmati penerangan listrik secara memadai.

Irawadi mengatakan, DPRD Provinsi Maluku sengaja melakukan koordinasi langsung dengan PLN Pusat, sebagai langkah proaktif untuk memastikan dukungan pemerintah pusat terhadap kebutuhan kelistrikan di daerah.

“Ini bagian dari upaya kita menjemput anggaran pusat, untuk menjawab persoalan kelistrikan di Maluku. Kita tidak ingin masyarakat di desa-desa terus berada dalam kondisi gelap, karena belum mendapatkan akses listrik,” kata Irawadi.

Ia menyebut, berdasarkan data yang dihimpun dalam dua tahun terakhir, masih terdapat 104 desa di Maluku yang belum mendapatkan akses listrik.

Baca Juga :  Tinjau Jalan Piru-Loki 2025, Saadiah Uluputty Dorong Pemerataan Infrastruktur Pulau Seram
Foto bersama usai RDP Komisi II DPRD Provinsi Maluku bersama PT PLN (Persero) Pusat, yang berlangsung di Jakarta, Kamis (20/8/2026) lalu.

Kondisi tersebut, menurutnya, harus segera diselesaikan melalui program pembangunan jaringan, dan pembangkit yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah.

“Dari pertemuan dengan PLN Pusat, kami menyepakati komitmen bersama, bahwa paling lambat pada tahun 2027, seluruh 104 desa tersebut sudah harus teraliri listrik secara 100 persen,” tegasnya.

Irawadi menjelaskan, dukungan anggaran sekitar Rp9 triliun tersebut akan diarahkan, untuk mempercepat pelaksanaan program Listrik Desa (Lisdes).

Program tersebut akan mempertimbangkan kondisi geografis dan karakteristik masing-masing wilayah, sehingga teknologi pembangkit yang digunakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk wilayah tertentu, kata Irawadi, penyediaan listrik dapat dilakukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

Sementara daerah yang memiliki karakteristik geografis, dan potensi sumber energi yang mendukung dapat menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Jadi tidak semua desa harus menggunakan pola yang sama. Kondisi geografis Maluku sangat beragam, sehingga sistem kelistrikannya harus disesuaikan, dengan kondisi masing-masing desa,” jelas Irawadi.

Ia menilai, percepatan elektrifikasi di desa-desa terpencil merupakan kebutuhan mendesak, karena akses listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan rumah tangga, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai kegiatan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Komisi II DPRD Provinsi Maluku dipimpin langsung Irawadi.

Baca Juga :  Eks Pasar Inpres Ambon Resmi Jadi Area Penumpukan Petikemas

Ia didampingi Wakil General Manager PT PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Gamal Kambey, serta Manager UP3 Ambon, Ramli Malawat.

Rombongan diterima Executive Vice President (EVP) PLN Pusat, Ahmad Muzakir bersama jajaran Divisi Operasi Distribusi (ODM), Gati Jayeng dan Nur Adi Firawan, serta perwakilan Divisi Regulasi dan Kebijakan (RKJ), Widayaka dan Arsyad Irvana.

Irawadi mengapresiasi respons PLN Pusat terhadap persoalan kelistrikan di Maluku. Menurutnya, dukungan tersebut harus dikawal bersama, agar alokasi anggaran yang telah disiapkan benar-benar diterjemahkan menjadi pembangunan infrastruktur listrik di lapangan.

“Kita tentu memberikan apresiasi terhadap komitmen PLN. Tetapi yang paling penting adalah, bagaimana komitmen dan anggaran ini benar-benar sampai kepada masyarakat. DPRD Provinsi Maluku, dalam hal ini Komisi II akan terus mengawal prosesnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, target 104 desa teraliri listrik pada 2027 tidak boleh berhenti sebagai sebatas komitmen.

Komisi II, kata Irawadi, akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan bersama pihak terkait, agar program tersebut dapat direalisasikan sesuai target.

“Kita ingin masyarakat di pelosok Maluku juga merasakan manfaat pembangunan. Jangan sampai masih ada desa, yang pada 2027 belum menikmati listrik. Ini yang menjadi perhatian serius kita,” tandas Irawadi.

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Ambon Siapkan 100 Rumah Subsidi Bagi ASN dan MBR Tahun Ini
DPRD Desak PLN Tuntaskan Elektrifikasi 97 Desa di Maluku pada 2027
Demi Keadilan Informasi, KPID Maluku Desak Pemprov Ambil Alih Ratusan Tower Eks-BAKTI
Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri
Masih Terisolasi, Warga Hukuanakota Menandu Orang Sakit di Jalan Tanah Sepanjang 7 Kilometer
Pemkot Ambon Siapkan Tender Pemeliharaan Jalan Bentas, Anggaran Rp 1 Miliar
Maluku Tengah Dapat Rp225 Miliar dari Program IJD, Bangun 8  Ruas Jalan Prioritas
AIIB Siap Kucurkan Dana untuk PSN MIP, Bidik Sektor Perikanan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 17:23 WIT

PLN Siapkan Rp9 Triliun untuk Perluasan Akses Listrik di Maluku

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:53 WIT

Pemkot Ambon Siapkan 100 Rumah Subsidi Bagi ASN dan MBR Tahun Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:48 WIT

DPRD Desak PLN Tuntaskan Elektrifikasi 97 Desa di Maluku pada 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:24 WIT

Demi Keadilan Informasi, KPID Maluku Desak Pemprov Ambil Alih Ratusan Tower Eks-BAKTI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:11 WIT

Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri

Berita Terbaru

Prosesi penyerahan Pataka Kota Ambon oleh para jujare mongare kepada Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon yang digelar di Lapangan Merdeka, Senin (7/9/2026). (Foto : Diskominfo Kota Ambon)

Pemerintahan

HUT ke-451, Wali Kota Ajak Warga Jadikan Ambon Rumah Bersama

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:43 WIT