AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon merilis hasil pengukuran kualitas udara di wilayah Kota Ambon yang menunjukkan sebagian besar parameter pencemar udara berada dalam kondisi aman atau baik.
Kendati demikian, konsentrasi Ozon (O3) terpantau melampaui ambang batas normal dan memerlukan perhatian khusus dari masyarakat.
Berdasarkan data pemantauan per 3 Oktober 2026 pukul 12:00 WIT yang dievaluasi berdasarkan Baku Mutu Lampiran VII Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021, parameter seperti Partikulat Halus, Partikulat Kasar, Sulfur Dioksida, Karbon Monoksida, dan Nitrogen Dioksida dinyatakan berada di bawah ambang batas yang diizinkan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, konsentrasi Ozon terpantau berada di angka 178 μg/m3, melampaui nilai baku mutu 1 jam yang dipatok sebesar 150 μg/m3.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, memberikan peringatan khusus sekaligus instruksi tegas kepada masyarakat.
Ia mengimbau agar warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan riwayat penyakit pernapasan, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai.
“Kadar Ozon (O3) kita saat ini berada di angka 178 μg/m3 yang artinya telah melampaui ambang batas. Paparan ozon yang tinggi berisiko memicu iritasi pernapasan, batuk, sesak napas, memicu serangan asma dan bronkitis, hingga berpotensi merusak jaringan paru-paru,” ujar Apries Gaspersz.
JPG
Selain itu, Apries juga mengeluarkan instruksi keras agar masyarakat menghentikan segala bentuk pembakaran terbuka. Ia menegaskan bahwa pembakaran sampah, lahan, pekarangan, maupun sisa pertanian secara terbuka dilarang keras karena dapat memperburuk kualitas udara serta merusak kesehatan dan lingkungan bersama.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Ambon untuk stop pembakaran terbuka. Mari bersama-sama kita jaga udara, jaga kesehatan, dan jaga Kota Ambon agar tetap sehat dan layak huni,” pungkasnya. (HT-01)









