Sharing Session FMI Maluku Dorong Budaya Pendakian Aman dan Peduli Lingkungan

- Penulis

Senin, 21 September 2026 - 16:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM. — Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) Pengurus Provinsi (Pengprov) Maluku menggelar sharing session memperingati Dies Natalis FMI ke-21 dengan mengusung tema “Zero Waste, Zero Accident”.

Kegiatan yang berlangsung di Kedai Folk, Kota Ambon, pada Jumat, 18 September 2026, ini diawali dengan sambutan Ketua Umum FMI Maluku, Natsir Rumra.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman bersama Handoko, Seven Sevenmiters Indonesia asal Maluku, dan Adriano S. Tuhuleruw dariRescue Kantor SAR Ambon, serta dipandu oleh Sekretaris Umum FMI Maluku, M. Jaya Barends.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Natsir menegaskan bahwa tema “Zero Waste, Zero Accident” menjadi fokus utama yang menekankan dua aspek penting dalam aktivitas alam bebas, yakni kepedulian lingkungan dan keselamatan manusia.

“Konsep zero waste mengajak para pendaki untuk lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan selama perjalanan,” jelasnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Rutan Ambon Tanam Mangrove

Penerapannya, lanjut Natsir, dapat dilakukan dengan mengurangi kemasan sekali pakai, membawa perlengkapan yang dapat digunakan kembali, mengatur logistik secara bijak, serta memastikan seluruh sampah dibawa kembali turun tanpa meninggalkan jejak di alam.

Sementara itu, prinsip zero accident menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama sejak sebelum perjalanan dimulai.

Natsir memaparkan sejumlah langkah penting yang perlu dipersiapkan pendaki, mulai dari kondisi fisik dan mental, pemahaman karakter medan serta cuaca, perlengkapan yang sesuai, perencanaan perjalanan yang matang, hingga penguasaan prosedur darurat dan evakuasi.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan diskusi mengenai pentingnya keselamatan serta kepedulian terhadap lingkungan dalam setiap aktivitas alam bebas,” ujar Natsir.

Dalam sesi diskusi, Handoko yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat FMI Maluku menyampaikan bahwa melalui tema tersebut, FMI Maluku turut berencana menyelenggarakan Sekolah Pendaki Gunung (SPG) guna membentuk budaya pendakian yang lebih bertanggung jawab.

Baca Juga :  Yayasan SAHARI Hadirkan Info Iklim untuk Petani-Nelayan di Pulau Kecil Maluku

“Keberhasilan sebuah perjalanan tidak hanya diukur dari tercapainya puncak, tetapi juga dari kemampuan pendaki menjaga kelestarian alam, meminimalkan risiko kecelakaan, serta bertanggung jawab terhadap keselamatan diri dan tim,” imbuhnya.

Handoko juga membagikan wawasan teknis seputar manajemen risiko, kesiapan menghadapi kondisi darurat, serta pentingnya komunikasi dalam tim. Menurutnya, pemahaman ini krusial agar setiap pendaki sadar bahwa kegiatan alam bebas selalu memiliki risiko yang harus dikelola dengan baik.

Di penghujung acara, panitia membagikan doorprize kepada peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme selama diskusi.

Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum FMI Maluku Natsir Rumra, Ketua Harian FMI Maluku Budi Herman, serta Dewan Penasihat FMI Maluku Handoko. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLHP Diminta Tak Ragu Tutup Lagi Mie Gacoan Ambon
Satu Hektare Lahan Terbakar di Patahuwe, Kapolres SBB Pimpin Pemadaman
Perkuat Konservasi Laut Maluku, Jejaring Kolaborasi Susun dan Uji Coba SOP Pengawasan
Yayasan SAHARI Hadirkan Info Iklim untuk Petani-Nelayan di Pulau Kecil Maluku
BMKG: Potensi Kekeringan di Maluku Berlanjut Hingga Awal 2027
Dukung RUU Perubahan Iklim, Unpatti Sediakan Kajian Akademik untuk DPR RI
14,6 Ribu Hektare Hutan dan Lahan di Maluku Terbakar, Terluas Keenam di Indonesia
SiPongi⁺ Kemenhut Catat 485 Titik Panas di Wilayah Maluku

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:53 WIT

DLHP Diminta Tak Ragu Tutup Lagi Mie Gacoan Ambon

Senin, 21 September 2026 - 16:52 WIT

Sharing Session FMI Maluku Dorong Budaya Pendakian Aman dan Peduli Lingkungan

Senin, 14 September 2026 - 21:22 WIT

Satu Hektare Lahan Terbakar di Patahuwe, Kapolres SBB Pimpin Pemadaman

Rabu, 9 September 2026 - 09:57 WIT

Perkuat Konservasi Laut Maluku, Jejaring Kolaborasi Susun dan Uji Coba SOP Pengawasan

Rabu, 2 September 2026 - 19:36 WIT

Yayasan SAHARI Hadirkan Info Iklim untuk Petani-Nelayan di Pulau Kecil Maluku

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT