Asap Karhutla Masih Selimuti Ambon, Kelompok Rentan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

- Penulis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM.-
Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau warga agar mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Langkah preventif ini diambil menyusul meningkatnya paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam beberapa pekan terakhir.

Sekretaris Dinkes Kota Ambon, Yakobus Lewier, meminta masyarakat untuk lebih mewaspadai potensi risiko penyakit saluran pernapasan.

“Sudah jelas kita harus waspada. Memang kita rencanakan akan menghimbau masyarakat menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan,” ujar Yakobus di Ambon, Minggu (4/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Yakobus menjelaskan bahwa sejauh ini belum ada lonjakan signifikan pasien gangguan pernapasan di puskesmas se-Kota Ambon. Walau begitu, pemantauan ketat tetap dilakukan guna memitigasi dampak buruk paparan asap karhutla.

“Dari kunjungan pasien ke puskesmas beberapa bulan ini, memang belum ada peningkatan signifikan untuk kasus yang berhubungan dengan pernapasan, tapi kami tetap memantaunya,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi langsung, Dinkes tengah mendata stok masker yang ada untuk dibagikan kepada pengguna jalan.

“Kita lagi menghitung stok masker. Rencananya akan dibagikan kepada masyarakat di jalan sebagai bentuk imbauan di tengah kondisi udara yang berasap. Ini sebagai langkah pencegahan,” jelas Yakobus.

Ia menambahkan, ketersediaan masker saat ini tidak sebanyak pada era pandemi COVID-19 karena pasokan pascapandemi lebih dipokuskan untuk operasional fasilitas kesehatan.

“Untuk stok masker, setelah COVID-19 selesai kita tidak menyediakan dalam jumlah besar, hanya untuk fasilitas kesehatan. Karena itu, kami sedang memastikan apakah instalasi farmasi bisa membagikannya kepada masyarakat sebagai bentuk imbauan,” katanya.

Khusus kelompok rentan seperti lansia serta penderita asma dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Dinkes menyarankan agar membatasi mobilitas di luar ruangan.

“Diharapkan masyarakat juga menjaga kesehatan dengan tidak keluar rumah jika tidak mendesak. Yang punya riwayat asma atau ISPA, serta lansia, sebaiknya menghindari aktivitas di luar. Kalaupun harus keluar, wajib menggunakan masker,” imbaunya.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta menghentikan kebiasaan membakar sampah domestik guna mencegah perburukan kualitas udara.

“Jaga kebersihan dan kurangi membakar sampah di pekarangan agar tidak menambah polusi asap, mengingat saat ini kebakaran hutan dan lahan terjadi di mana-mana,” tutupnya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Asap! Gubernur Maluku Turun ke Jalan Bagi Masker, Ini Imbauan Pentingnya
Prakiraan BMKG: Awal Musim Hujan di Maluku Bertahap November 2026, Kota Ambon Maret 2027
Ancaman di Depan Mata, Pemprov Maluku Siaga Penuh Hadapi Karhutla dan Kekeringan Ekstrem
Kadar Ozon di Ambon Lewati Ambang Batas, Warga Diimbau Batasi Aktivitas Luar Ruang
49 Ribu Warga Maluku Terdampak Kenaikan Air Laut
DLHP Diminta Tak Ragu Tutup Lagi Mie Gacoan Ambon
Sharing Session FMI Maluku Dorong Budaya Pendakian Aman dan Peduli Lingkungan
Satu Hektare Lahan Terbakar di Patahuwe, Kapolres SBB Pimpin Pemadaman

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:26 WIT

Darurat Asap! Gubernur Maluku Turun ke Jalan Bagi Masker, Ini Imbauan Pentingnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIT

Prakiraan BMKG: Awal Musim Hujan di Maluku Bertahap November 2026, Kota Ambon Maret 2027

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:59 WIT

Asap Karhutla Masih Selimuti Ambon, Kelompok Rentan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:06 WIT

Ancaman di Depan Mata, Pemprov Maluku Siaga Penuh Hadapi Karhutla dan Kekeringan Ekstrem

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Kadar Ozon di Ambon Lewati Ambang Batas, Warga Diimbau Batasi Aktivitas Luar Ruang

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Cabai Rawit Tembus Rp160 Ribu, Pemprov Maluku Banting Harga Rp40 Ribu!

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:43 WIT