Pemkab SBT dan UIN Ambon Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM —Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Kampus UIN Ambon, Selasa (13/10/2026).

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Bupati SBT, H. Fachri Husni Alkatiri, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti hanya pada seremoni penandatanganan dokumen.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Fachri.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta menghadirkan inovasi untuk menjawab tantangan pembangunan. Oleh karena itu, implementasi Tridharma Perguruan Tinggi harus menjadi landasan utama.

Bupati juga menekankan bahwa penelitian perguruan tinggi harus berorientasi pada kebutuhan daerah, sehingga dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan, pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan dan sosial-budaya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Rektor UIN Ambon, Abidin Wakano, beserta jajaran atas terjalinnya kemitraan strategis tersebut.

Sementara itu, Rektor UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon,  Abidin Wakano, menegaskan pentingnya pengabdian kepada masyarakat agar ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti sebagai teori semata.

“Ilmu pengetahuan yang dikembangkan melalui pendidikan dan penelitian harus mampu memberikan manfaat nyata serta menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Rektor menyoroti pentingnya kolaborasi antara ulama, cendekiawan, teknokrat, dan budayawan untuk melahirkan gagasan strategis bagi pembangunan. Ia juga mendorong penguatan integrasi keilmon Islam dan pengetahuan umum, serta perluasan jejaring kerja sama hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Melalui MoU ini, kedua belah pihak diharapkan dapat mengembangkan berbagai program kolaboratif yang mampu meningkatkan kualitas SDM, memperkuat pemberdayaan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Bumi Ita Wotu Nusa. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Lewerissa Bangga, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Terbaik
Pemkot Ambon Usut Kasus SK Pangkat Palsu, 20 Guru Jadi Korban Penipuan
Wali Kota Ambon Perintahkan Audit Investigasi SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN
Buka ICAST 2026, Gubernur Dorong Pemanfaatan Sains dan Teknologi untuk Pembangunan Maluku
Bawa Nama Indonesia Timur, Unpatti Kirim 17 Mahasiswa Hukum ke Kompetisi Peradilan Semu di Bali
Peduli Dampak Asap, PT Amiko Jaya Nusantara dan BMH Maluku Tebar 1.000 Masker di Kota Ambon
Kualitas Udara Kategori Berbahaya, Sekolah Tatap Muka di SBT Diliburkan Selama 3 Hari
Asap Kepung Ambon, Jurnalis DPRD Bagikan Masker Sentil Nurani Wakil Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIT

Gubernur Lewerissa Bangga, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Terbaik

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:22 WIT

Pemkot Ambon Usut Kasus SK Pangkat Palsu, 20 Guru Jadi Korban Penipuan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:18 WIT

Wali Kota Ambon Perintahkan Audit Investigasi SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54 WIT

Buka ICAST 2026, Gubernur Dorong Pemanfaatan Sains dan Teknologi untuk Pembangunan Maluku

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:59 WIT

Bawa Nama Indonesia Timur, Unpatti Kirim 17 Mahasiswa Hukum ke Kompetisi Peradilan Semu di Bali

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Cabai Rawit Tembus Rp160 Ribu, Pemprov Maluku Banting Harga Rp40 Ribu!

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:43 WIT