AMBON, HEADLINETIMUR.COM —Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Kampus UIN Ambon, Selasa (13/10/2026).
Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Bupati SBT, H. Fachri Husni Alkatiri, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti hanya pada seremoni penandatanganan dokumen.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Fachri.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta menghadirkan inovasi untuk menjawab tantangan pembangunan. Oleh karena itu, implementasi Tridharma Perguruan Tinggi harus menjadi landasan utama.
Bupati juga menekankan bahwa penelitian perguruan tinggi harus berorientasi pada kebutuhan daerah, sehingga dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan, pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan dan sosial-budaya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Rektor UIN Ambon, Abidin Wakano, beserta jajaran atas terjalinnya kemitraan strategis tersebut.
Sementara itu, Rektor UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Abidin Wakano, menegaskan pentingnya pengabdian kepada masyarakat agar ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti sebagai teori semata.
“Ilmu pengetahuan yang dikembangkan melalui pendidikan dan penelitian harus mampu memberikan manfaat nyata serta menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Rektor menyoroti pentingnya kolaborasi antara ulama, cendekiawan, teknokrat, dan budayawan untuk melahirkan gagasan strategis bagi pembangunan. Ia juga mendorong penguatan integrasi keilmon Islam dan pengetahuan umum, serta perluasan jejaring kerja sama hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Melalui MoU ini, kedua belah pihak diharapkan dapat mengembangkan berbagai program kolaboratif yang mampu meningkatkan kualitas SDM, memperkuat pemberdayaan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Bumi Ita Wotu Nusa. (HT-01)









