AMBON, HEADLINETIMUR.COM — Universitas Pattimura (Unpatti) kembali mengukir komitmen dalam mendorong prestasi mahasiswa di kancah nasional. Sebanyak 17 mahasiswa Fakultas Hukum Unpatti resmi dilepas untuk mengikuti Kompetisi Peradilan Semu di Universitas Udayana (Unud), Bali, yang berlangsung pada 16–22 Oktober 2026.
Dalam ajang bergengsi ini, Unpatti tampil istimewa karena menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang mewakili wilayah Indonesia Timur.
Pelepasan kontingen dilakukan secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti, Nur Aida Kubangun, di ruang kerjanya pada Kamis (15/10/2026).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kubangun menjelaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan agenda tahunan yang secara konsisten diikuti Unpatti guna menguji serta mempraktikkan pemahaman mahasiswa mengenai proses persidangan.
Hal yang membanggakan, dari 17 mahasiswa yang berangkat, 14 di antaranya merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
“Ini membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi mahasiswa untuk mengukir prestasi di tingkat nasional,” ujar Aida.
Beliau menegaskan bahwa pihak rektorat berupaya maksimal memberikan dukungan penuh, mulai dari pembiayaan tiket pesawat, akomodasi, hingga transportasi lokal. Meskipun menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, pimpinan universitas tetap memprioritaskan fasilitasi kegiatan luar daerah demi pengembangan potensi mahasiswa.
Ajang peradilan semu ini menjadi wadah simulasi nyata bagi para mahasiswa Hukum untuk mengimplementasikan teori perkuliahan. Para peserta akan memainkan berbagai peran dalam persidangan, seperti terdakwa, saksi, hingga jaksa penuntut umum, serta menyelesaikan tahapan analisis kasus hingga pengambilan keputusan.
Selain kesiapan materi hukum, faktor kedisiplinan dan waktu menjadi poin krusial. Ketentuan regulasi lomba menetapkan bahwa keterlambatan kehadiran peserta dapat dikenai sanksi pengurangan hingga 100 poin per hari.
Oleh karena itu, kelancaran perjalanan dan kondisi cuaca menjadi perhatian serius agar tim dapat tiba tepat waktu.
Pada kompetisi tahun lalu, tim peradilan semu Unpatti sukses memboyong medali emas. Aida Kubangun berharap pencapaian luar biasa tersebut dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan tahun ini.
Ia berpesan agar para peserta menjaga kekompakan, tampil maksimal, dan menjaga nama baik almamater.
Lebih lanjut, keikutsertaan dalam ajang nasional ini juga berkontribusi langsung terhadap capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas. Bidang Kemahasiswaan Unpatti tercatat telah memenuhi target indikator kinerja hingga periode pelaporan triwulan IV, dan partisipasi aktif dalam kompetisi nasional menjadi kunci penting untuk mempertahankan prestasi tersebut. (HT-01)









