Aksi Heroik Selamatkan Pelajar Tenggelam, Anggota Polri dan TNI AU Gugur di Pantai Nirun Malra

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 13:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Maluku. Dua aparat keamanan, yakni seorang anggota Polri dan prajurit TNI Angkatan Udara, gugur saat berupaya menyelamatkan seorang pelajar yang tenggelam di kawasan wisata Pantai Nirun Lear Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (21/6/2026).

Kedua personel yang gugur dalam aksi heroik tersebut adalah Briptu Nanda Tutupo, anggota Polda Maluku) dan, Serda Rangga S, personel TNI AU Lanud Dumatubun.

Keduanya mengembuskan napas terakhir setelah terseret arus kuat dan dihantam ombak besar saat mencoba menyelamatkan korban.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya kedua aparat tersebut. Menurutnya, tindakan keduanya menunjukkan dedikasi dan keberanian luar biasa demi nilai kemanusiaan.

“Kami keluarga besar Polda Maluku menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho dalam upaya penyelamatan seorang anak yang mengalami musibah tenggelam. Almarhum telah menunjukkan keberanian, kepedulian, dan pengabdian yang luar biasa. Tindakan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi sesama,” ujar Kombes Pol. Rositah.

Baca Juga :  Groundbreaking Blok Masela Kian Dekat, Pembersihan Lahan Shelter Lermatang Dikebut

Rositah menambahkan bahwa pengorbanan Briptu Nanda bersama Serda Rangga merupakan teladan pengabdian yang patut dikenang dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota TNI maupun Polri.

“Almarhum gugur saat menjalankan panggilan kemanusiaan. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 14.40 WIT di kawasan tebing Pantai Nirun Lear Ngursoin.

Saat itu, sekelompok pelajar yang diduga masih duduk di bangku SMP sedang berada di area tebing pantai untuk berfoto. Mereka merupakan bagian dari rombongan sekolah yang terpisah dari guru pendamping.

Salah seorang pelajar, Opy Hanubun (16), tiba-tiba melompat dari tebing ke laut. Tak lama kemudian, ia terlihat kesulitan berenang dan berteriak meminta pertolongan.

Mendengar teriakan tersebut, Briptu Nanda Tutupoho dan Serda Rangga yang kebetulan berada di lokasi langsung bertindak cepat.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Kemarau, DPD PKS SBT Distribusikan Air Bersih untuk Warga Kota Bula

Tanpa ragu, keduanya langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan pelajar tersebut. Namun, kondisi perairan yang berombak besar dan berarus kuat di sekitar tebing membuat kedua aparat ini ikut terseret arus.

Warga yang menyaksikan kejadian itu segera bergotong-royong melakukan upaya penyelamatan. Pelajar yang tenggelam berhasil dievakuasi terlebih dahulu dalam kondisi selamat.

Sementara itu, Briptu Nanda dan Serda Rangga baru bisa dievakuasi setelah sempat terbawa arus beberapa saat.

Ketiga korban langsung dilarikan ke Puskesmas Danar untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, sekitar pukul 15.00 WIT, Serda Rangga dinyatakan meninggal dunia setibanya di puskesmas.

Di sisi lain, Briptu Nanda Tutupoho sempat menerima penanganan darurat sebelum akhirnya dirujuk menggunakan ambulans menuju RS Karel Sadsuitubun Langgur. Sayangnya, dalam perjalanan menuju rumah sakit, Briptu Nanda dinyatakan meninggal dunia.

Polda Maluku bersama jajaran TNI Angkatan Udara kini tengah mempersiapkan penghormatan terakhir kepada kedua almarhum serta memberikan pendampingan bagi keluarga yang ditinggalkan. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Senin, 28 September 2026 - 18:13 WIT

Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT