AMBON, HEADLINETIMUR.COM —Gelaran bergengsi Olimpiade Bintang Sekolah resmi berakhir dengan sukses. Acara puncak (Grand Closing) yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Bula, ini ditutup langsung oleh Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri.
CEO EduAsyik, Afif Rumbouw, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kompetisi yang berlangsung selama hampir satu pekan tersebut. Selain penutupan, acara juga diramaikan dengan prosesi pembagian hadiah bagi para pemenang dari total 633 peserta.
Afif menyatakan, tidak hanya jumlah peserta yang meningkat drastis, tetapi kualitas intelektual siswa juga melonjak. “Beberapa siswa bahkan hampir mencapai angka sempurna, di atas 90,” ujar Afif.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Partisipasi orang tua menjadi fenomena menarik. Afif menyebut dukungan wali murid dari jenjang TK hingga SMA sangat luar biasa, di mana mereka rela mengantre dan meninggalkan aktivitas harian demi mendampingi anak-anak berkompetisi.
Selain itu, kata Afif, semangat kompetisi tidak lagi terpusat di Kecamatan Bula. Peserta tahun ini datang dari berbagai wilayah seperti Kecamatan Siwalat, Pulau Gorom, Gorom Timur, Kian Darat, hingga Siritaun Wida Timur.
“Hasil perolehan juara pun merata. Tidak lagi didominasi satu kecamatan. Bahkan siswa dari sekolah-sekolah di wilayah terpencil mampu bersaing dan menjadi juara,” tambah Afif.
Afif menambahkan, tahun ini gelar juara umum berpindah tangan dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Harapan Kita ke (SDIT Al-Fatih Bula. Pergeseran ini dinilai sebagai indikator positif adanya iklim kompetisi yang sehat dan dinamis.
Menatap masa depan, EduAsyik menargetkan olimpiade tahun depan dapat menjaring 1.000 peserta dari seluruh pelosok kabupaten.
Menanggapi masukan dari orang tua dan Pemda terkait kendala geografis, Afif berencana untuk melakukan inovasi pada sistem seleksi. “Ke depan, kami mempertimbangkan untuk melaksanakan seleksi mulai dari level kecamatan. Nantinya, tingkat kabupaten hanya akan menjadi babak final bagi para jawara di tiap kecamatan,” pungkasnya. (HT-01)








