Bahlil Tegaskan Proyek LNG Abadi Masela Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Maluku

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia Saat menyampaikan laporan jelang Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela, Maluku, Kamis (16/7/2026). (ANTARA FOTO)

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia Saat menyampaikan laporan jelang Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela, Maluku, Kamis (16/7/2026). (ANTARA FOTO)

AMBON, HEADLINETIMUR.COM.– Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pemberdayaan pengusaha daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri groundbreaking Proyek LNG Abadi di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (16/7/2026), yang diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Istana Kepresidenan, Jakarta.

Bahlil mengatakan pemerintah bersama INPEX telah berkomitmen memprioritaskan tenaga kerja dari wilayah Tier 1, yakni Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, putra-putri daerah yang telah dipersiapkan melalui pendidikan vokasi migas akan diserap untuk bekerja pada proyek tersebut.

“Anak-anak Tanimbar dan Kabupaten MBD sebagian sudah dikirim belajar di Akademi Migas Cepu milik Kementerian ESDM. Mereka nantinya akan diserap untuk bekerja di Proyek Blok Masela,” ujar Bahlil.

Baca Juga :  Ekonomi Membaik, Maluku Kian Melaju

Ia juga meminta agar berbagai pekerjaan yang dapat dilaksanakan oleh pelaku usaha setempat diprioritaskan bagi pengusaha lokal sehingga masyarakat menjadi subjek utama dalam pembangunan dan investasi.

Sementara itu, Bupati MBD Benyamin Th. Noach, yang hadir langsung pada acara tersebut, menyambut baik komitmen pemerintah pusat dan INPEX dalam memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal.

Menurut Noach, kebijakan tersebut merupakan harapan masyarakat MBD agar keberadaan Proyek LNG Abadi benar-benar memberikan manfaat langsung bagi daerah sekitar.

“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Pusat dan INPEX yang memprioritaskan tenaga kerja lokal, khususnya masyarakat Kabupaten MBD dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Harapan kami, komitmen ini diwujudkan secara konsisten sehingga masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan, bukan hanya penonton,” katanya.

Bupati juga berharap pelaku usaha lokal dan UMKM dapat dilibatkan dalam rantai pasok proyek sehingga manfaat ekonomi dari investasi strategis tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat MBD.

Baca Juga :  Aplikasi VID Makan Korban, Warga Maluku Rugi Hingga Puluhan Juta Rupiah

Sebagaimana diketahui, Blok Masela merupakan proyek ladang gas alam raksasa di Laut Arafura yang menelan nilai investasi sekitar Rp342 triliun. Terletak sekitar 155 kilometer barat daya Saumlaki, proyek ini ditargetkan mulai berproduksi pada tahun 2029 dan berpotensi menyerap hingga 12.600 tenaga kerja.

Pengembangan proyek ini dikelola oleh konsorsium yang melibatkan INPEX Masela, Pertamina Hulu Energi Masela, dan Petronas Masela. Blok Masela diproyeksikan mampu menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), 150 MMSCFD gas pipa, serta 35.000 barel kondensat per hari.

Pemerintah menerapkan skema alokasi berimbang untuk hasil produksi, yakni 60 persen untuk pasar ekspor dan 40 persen demi memenuhi kebutuhan domestik.

Proyek skala besar ini dirancang untuk memicu kebangkitan ekonomi di kawasan timur Indonesia, sekaligus memberikan hak kelola participating interest (PI) sebesar 10 persen kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Maluku. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapat Dukungan Bank Dunia, Gubernur Maluku Optimis Groundbreaking PSN Maluku Integrated Logistic Hub pada 2027
Bukan Sekadar Dimusnahkan, Anos Yeremias Desak Pemprov Maluku Legalisasi dan Tata Industri Sopi
Pemprov Maluku Dorong Percepatan Penanganan Dampak Sosial PSN Blok Masela
Ekonomi Maluku Trwulan II 2026 Tumbuh 5,31 Persen, Lampaui Nasional
Akademisi UIN Ambon Kritik Pendirian 5 BUMD Baru di Maluku, Fajrin: Lakukan Studi Kelayakan Mendalam
Akademisi Kritisi Rencana Pemprov Maluku Tambah 5 BUMD Baru: Tata Kelola Masih Carut-Marut!
Kapasitas Nelayan Kota Ambon Ditingkat Melalu SLCN
Masuk Tahap Akhir, Proyek Blok Masela Didorong Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Maluku

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:33 WIT

Dapat Dukungan Bank Dunia, Gubernur Maluku Optimis Groundbreaking PSN Maluku Integrated Logistic Hub pada 2027

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:38 WIT

Bukan Sekadar Dimusnahkan, Anos Yeremias Desak Pemprov Maluku Legalisasi dan Tata Industri Sopi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:10 WIT

Pemprov Maluku Dorong Percepatan Penanganan Dampak Sosial PSN Blok Masela

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:09 WIT

Ekonomi Maluku Trwulan II 2026 Tumbuh 5,31 Persen, Lampaui Nasional

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Akademisi UIN Ambon Kritik Pendirian 5 BUMD Baru di Maluku, Fajrin: Lakukan Studi Kelayakan Mendalam

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT