Bentrok Penambang, Kapolres SBB Turun Tangan Redam Konflik Desa Iha dan Luhu

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli melakukan pertemuan dengan Raja Negeri Iha, Sabtu (7/2/2026). Pertemuan yang sama juga digelar di rumah Raja Negeri Luhu. Foto: ISTIMEWA

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli melakukan pertemuan dengan Raja Negeri Iha, Sabtu (7/2/2026). Pertemuan yang sama juga digelar di rumah Raja Negeri Luhu. Foto: ISTIMEWA

AMBON,HT.—Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat (SBB) tengah menangani kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan antar-penambang yang terjadi di area pertambangan Gunung Kali Mati, Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Sabtu (7/2/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIT ini melibatkan kelompok penambang dari Desa Luhu terhadap empat warga Dusun Hulung.

Kapolres SBB, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., menyatakan bahwa insiden ini diduga kuat merupakan aksi balasan terkait perselisihan pada 4 Februari lalu.

“Dugaan sementara merupakan aksi balasan dari kejadian sebelumnya. Namun, kami tegaskan semua pihak yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami imbau masyarakat menahan diri dan tidak terprovokasi,” ujar Kapolres.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian dan Dampak Kerusakan

Berdasarkan data kepolisian, konflik bermula saat korban berinisial L.O.J berselisih dengan penambang asal Desa Luhu berinisial Z.W terkait dugaan pengambilan hasil tambang. Meski sempat dimediasi, ketegangan kembali memuncak pada Sabtu siang.

Baca Juga :  Bupati Kepulauan Tanimbar Terseret Dua Kasus Dugaan Korupsi

L.O.J diduga diserang secara mendadak menggunakan kayu dan batu oleh sekelompok orang, yang mengakibatkan cedera serius pada kaki, kepala, dan tangan.

Selain L.O.J, tiga korban lain yakni B.S (68), R.S (19), dan L.E (19) juga mengalami luka memar akibat penganiayaan tersebut. L.O.J kini dirawat di Puskesmas Iha dan direncanakan akan dirujuk ke Ambon.

Situasi sempat memanas pada pukul 18.16 WIT, ditandai dengan pembakaran puluhan sepeda motor milik pekerja tambang di pangkalan ojek Bambu Kuning.

Polisi masih melakukan pendataan kendaraan yang hangus terbakar serta mendalami keterkaitannya dengan penganiayaan tersebut.

*Mediasi dan Pengamanan Ketat*

Guna mencegah konflik meluas, Kapolres SBB memimpin langsung langkah mediasi pada Minggu (8/2/2026). Pertemuan maraton digelar dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pemerintah dari kedua desa.

Di Desa Iha, Kapolres berdialog dengan Raja Negeri Iha, Muhammad Zein Latukaisupy. Sementara di Desa Luhu, pertemuan dilakukan bersama Kepala Desa Luhu, Abd. Gani Kaliki.

Baca Juga :  Polres Malra Tangkap Dua Pemuda Pembuat Puluhan Anak Panah Wayer

Dari kedua pertemuan tersebut, lahir sejumlah poin kesepakatan penting, yakni seluruh pihak sepakat menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada kepolisian, Satgas Desa Iha dan Desa Luhu diwajibkan bekerja sama menyelesaikan setiap persoalan di lokasi tambang.

Selain itu, untuk sementara waktu, warga kedua desa diminta tidak melintasi wilayah masing-masing guna menghindari gesekan susulan, dan Disepakati penempatan pos pengamanan statis di wilayah perbatasan kedua desa.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif demi stabilitas keamanan. Personel telah kami tempatkan di titik-titik rawan untuk mencegah konflik susulan,” tegas AKBP Andi Zulkifli.

Hingga berita ini diturunkan, situasi kamtibmas di wilayah pertambangan dan perbatasan kedua desa dilaporkan telah aman dan kondusif. Polisi bersama unsur pemerintah desa terus melakukan pemantauan ketat di lapangan. (HT-02)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Malra Tahan Pemicu Keributan Mangga Dua, Tersangka Terancam 2,5 Tahun Penjara
Polres Malra Tangkap Dua Pemuda Pembuat Puluhan Anak Panah Wayer
Korban Rugi Ratusan Juta,  Kemenkumham Maluku Dorong Penindakan Tegas Aplikasi VID Ilegal
Polisi Sita Puluhan Liter Sopi di Pelabuhan Ambon Saat Pengamanan Mudik
Sadis! Pria di Ohoibun Malra Dibacok Saat Tidur, Polisi Bekuk Pelaku di Persembunyian
Penikam Anggota Polisi di Malra Terancam 7 Tahun Penjara
Aktivis Andrie Yunus Disiram Air Keras OTK, KontraS : Upaya Nyata Membungkam Suara Kritis
Persetubuhan Anak di Malra, Polisi Tahan Pelaku yang Merupakan Paman Korban

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:05 WIT

Polres Malra Tahan Pemicu Keributan Mangga Dua, Tersangka Terancam 2,5 Tahun Penjara

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:55 WIT

Polres Malra Tangkap Dua Pemuda Pembuat Puluhan Anak Panah Wayer

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:41 WIT

Korban Rugi Ratusan Juta,  Kemenkumham Maluku Dorong Penindakan Tegas Aplikasi VID Ilegal

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:15 WIT

Polisi Sita Puluhan Liter Sopi di Pelabuhan Ambon Saat Pengamanan Mudik

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:39 WIT

Sadis! Pria di Ohoibun Malra Dibacok Saat Tidur, Polisi Bekuk Pelaku di Persembunyian

Berita Terbaru