Dihantam Ombak Besar, Warga Dusun Aruan SBT Desak Pemerintah Bangun Pelindung Pantai

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 18:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Deru ombak yang biasanya menjadi bagian dari harmoni kehidupan pesisir, kini berubah menjadi ancaman nyata bagi warga Dusun Aruan, Desa Aruan Gaur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku.

Akibat hantaman gelombang laut yang kian ganas, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan serius. Warga setempat kini diselimuti rasa cemas, terutama saat musim gelombang tinggi tiba.

Berdasarkan laporan langsung warga terdampak di lapangan, abrasi dan hantaman ombak telah mengikis daratan di sekitar permukiman. Kondisi ini membuat struktur bangunan rumah warga mulai rapuh.

“Setiap kali ombak besar datang, kami hanya bisa pasrah dan berdoa agar rumah kami tetap berdiri. Dinding-dinding rumah sudah mulai rusak, tanah terkikis, dan rasa takut kini jadi makanan kami sehari-hari,” ujar salah seorang warga Dusun Aruan yang terdampak bencana melalui Facebook, Senin (15/6/2026).

Merespons kondisi yang kian memprihatinkan, masyarakat Dusun Aruan meminta perhatian serius dari pemerintah, mulai dari Pemerintah Kabupaten SBT, Pemerintah Provinsi Maluku, hingga pemerintah pusat.

Ada dua kebutuhan mendesak yang saat ini diharapkan warga, yakni bantuan material untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan fisik, dan pembangunan talud atau pelindung pantai (breakwater) permanen untuk mencegah abrasi meluas ke area permukiman.

Baca Juga :  1.200 Anak Pisang dan Pagar Kawat Dirusak Total, KPB TEKAD Sepa Tuntut Ganti Rugi Rp250 Juta

Jika tidak ada langkah penanganan yang konkret dan cepat dari pemerintah, warga khawatir kerusakan akan meluas dan berpotensi menelan korban jiwa atau kehilangan tempat tinggal secara total.

“Hari ini baru beberapa rumah yang rusak. Kalau dibiarkan tanpa penanganan nyata, bukan tidak mungkin seluruh permukiman di pesisir ini akan habis tersapu ombak,” lanjut warga dalam keterangannya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kedelapan Pencarian, 8 Korban Speedboat Tenggelam di Perairan MBD Belum Ditemukan
Hari Ketujuh Pencarian, 8 Korban Speedboat Tenggelam di Perairan MBD Belum Ditemukan
Personel Satuan Polairud Polres MBD Intensifkan Pencarian Korban Seedboat Tenggelam
Turun Langsung ke Desa, Bupati SBB Pastikan Intervensi Stunting Tepat Sasaran
Langgar Aturan, Lapak di Badan Jalan Pasar Batumerah Terancam Dibongkar
Wamen PPPA Veronica Tan Dorong Perempuan Maluku Jadi Penggerak Ekonomi Melalui Kebun Pangan
Ketua Komisi II DPRD SBT Desak Pemda Bangun Jembatan Darurat di Wai Bobot
Persaingan Ketat, 73 Calon Bintara Polri di Maluku Lolos Rikkes Tahap II

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:06 WIT

Hari Kedelapan Pencarian, 8 Korban Speedboat Tenggelam di Perairan MBD Belum Ditemukan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00 WIT

Personel Satuan Polairud Polres MBD Intensifkan Pencarian Korban Seedboat Tenggelam

Senin, 15 Juni 2026 - 18:37 WIT

Dihantam Ombak Besar, Warga Dusun Aruan SBT Desak Pemerintah Bangun Pelindung Pantai

Senin, 15 Juni 2026 - 14:56 WIT

Turun Langsung ke Desa, Bupati SBB Pastikan Intervensi Stunting Tepat Sasaran

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31 WIT

Langgar Aturan, Lapak di Badan Jalan Pasar Batumerah Terancam Dibongkar

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kasus Tambang Ilegal, Tersangka Hartini Diserahkan ke Kejari Ambon

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:51 WIT

Ekonomi & Bisnis

ISPIKANI Dorong Hilirisasi Perikanan demi Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:33 WIT