FH Unpatti Gelar Kompetisi Peradilan Semu, Asah Analisis Yuridis Mahasiswa

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Fakultas Hukum Universitas Pattimura (Unpatti) menyelenggarakan Kompetisi Sidang Peradilan Semu Piala Dekan III bertajuk “Pattimura Court Competition” di Auditorium fakultas setempat, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan akademik dan keterampilan praktis mahasiswa dalam memahami proses peradilan secara komprehensif melalui simulasi persidangan.

Saat membuka acara, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun, menyatakan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang adu argumentasi.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah melatih kemampuan berpikir logis, menyampaikan gagasan secara sistematis, serta menghargai perbedaan pandangan secara ilmiah.

Menurut Dr. Kubangun, mahasiswa hukum dituntut untuk mampu berbicara berdasarkan data, berpikir dengan etika, serta mengedepankan intelektualitas.

“Sebab, di tangan mahasiswa hukum, nilai-nilai keadilan akan diperjuangkan dengan cara yang beradab,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sportivitas. Peserta diharapkan tidak hanya berorientasi pada kemenangan, melainkan menjadikan kompetisi ini sebagai proses pembelajaran untuk membangun kedewasaan akademik.

Baca Juga :  Bentrokan Pemuda di Huamual, 2 Luka, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Soroti Ketimpangan Sosial Masyarakat Pesisir

Selain aspek hukum murni, Dr. Kubangun menyoroti isu ketimpangan sosial di Maluku, khususnya kondisi masyarakat pesisir yang hidup di tengah melimpahnya potensi sumber daya kelautan. Persoalan ini dinilai bisa menjadi ruang kajian kritis bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi konstruktif.

“Laut Maluku memiliki sumber daya melimpah, tetapi mengapa masyarakat pesisir umumnya masih hidup dalam keterbatasan? Semoga melalui kompetisi ini lahir solusi-solusi untuk Maluku yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini melahirkan generasi sarjana hukum yang berintegritas, solutif, dan siap menjadi agen perubahan.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Hukum Unpatti, Prof. Dr. Adonia Ivonne Laturette, menjelaskan bahwa mahasiswa hukum tidak boleh hanya memahami teori, tetapi juga harus mampu mengimplementasikan ilmu secara profesional dan berintegritas.

Kompetisi peradilan semu ini menjadi sarana strategis menyiapkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, mempertajam analisis yuridis, serta memperluas wawasan hukum acara yang nantinya akan diterapkan dalam dunia profesi,” kata Prof. Laturette.

Baca Juga :  Kasus Penikaman di Taman Landmark Malra, Dua Pemuda Jadi Tersangka

Ia juga menggarisbawahi posisi Maluku sebagai provinsi kepulauan. Kekayaan laut yang besar memerlukan perhatian serius dari aspek perlindungan hukum, pengelolaan yang berkeadilan, serta penegakan hukum maritim.

Oleh karena itu, FH Unpatti terus mendorong lahirnya sarjana hukum yang peka terhadap isu-isu kelautan dan perikanan.

“Berbagai persoalan hukum di sektor perikanan dan kemaritiman membutuhkan perhatian serius dari kalangan akademisi, khususnya mahasiswa hukum sebagai calon penegak hukum masa depan,” tegas Dekan.

Ia berharap kompetisi ini menelurkan gagasan kritis dan solusi yuridis yang berkontribusi bagi pembangunan hukum di Maluku maupun nasional.

Competition III ini ditandai dengan pemukulan totobuang oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni, yang didampingi oleh Dekan FH, Ketua Panitia, serta Ketua UKM Peradilan Semu Unpatti.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan oleh pimpinan universitas kepada para juri, pengenalan delegasi peserta, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu
Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana
Polda Maluku Sasar Tempat Hiburan Malam di Ambon, Periksa Urine Pengunjung
Dua Tersangka Pembunuhan Nus Kei Diserahkan ke Jaksa
Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla
Diduga Tipu Korban Rp125 Juta, Bripda ZO Jalani Sidang Etik Hari Ini
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, LPKA Ambon Intensifkan Razia Rutin
Penampungan Ilegal 57 Burung Endemik Dilindungi di Ambon Digagalkan, Polisi Tahan Seorang Wiraswasta

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:31 WIT

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:01 WIT

Polda Maluku Sasar Tempat Hiburan Malam di Ambon, Periksa Urine Pengunjung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:55 WIT

Dua Tersangka Pembunuhan Nus Kei Diserahkan ke Jaksa

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:31 WIT

Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:31 WIT

Diduga Tipu Korban Rp125 Juta, Bripda ZO Jalani Sidang Etik Hari Ini

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakan

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:18 WIT

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT