Kasus Penikaman di Taman Landmark Malra, Dua Pemuda Jadi Tersangka

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Polres Maluku Tenggara resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan dan penikaman yang terjadi di Taman Landmark Langgur.

Penetapan tersangka tersebut diumumkan langsung oleh Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, didampingi Kasat Reskrim AKP Barry Talabessy dalam konferensi pers pada Jumat (27/2/2026).

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIT.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian bermula saat sekelompok pemuda, termasuk korban berinisial R.R. dan A.R., sedang mengonsumsi minuman keras jenis sopi di kawasan Taman Landmark Langgur.

Tak lama berselang, datang pelaku G.H. alias Obut bersama rekan-rekannya dalam kondisi mabuk sambil membawa senjata tajam jenis parang. Pelaku diduga melakukan pengancaman dan meminta sejumlah uang kepada kelompok korban.

Baca Juga :  Polres SBT Periksa Dua Kepala Instalasi Farmasi Puskesmas, Usut Dugaan Korupsi Obat di Dinkes

Cekcok mulut yang terjadi kemudian berujung pada perkelahian fisik. Situasi kian memanas setelah G.H. memanggil rekan-rekannya dari Kompleks Karang Tagepe, termasuk tersangka S.U. alias Rates.

Akibat bentrokan tersebut, dua korban menderita luka tusuk serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Melalui koordinasi intensif antara personel Satreskrim dan Satsabhara Polres Maluku Tenggara, kedua pelaku berhasil diamankan.

Setelah melalui proses penyidikan dan gelar perkara, G.H. alias Obut dan S.U. alias Rates resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya dijerat dengan Pasal 262 dan/atau Pasal 466 ayat (1) KUHPidana tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang dan/atau penganiayaan, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun atau 2 tahun 6 bulan penjara.

Baca Juga :  Polres Malra Tahan Pemicu Keributan Mangga Dua, Tersangka Terancam 2,5 Tahun Penjara

AKBP Rian Suhendi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk tindak kekerasan yang meresahkan masyarakat.

“Kami berkomitmen menegakkan hukum secara tegas dan profesional. Kasus ini menjadi pengingat bahwa konsumsi minuman keras di ruang publik sangat berpotensi memicu konflik dan tindakan kriminal,” tegas Kapolres.

Pada bulan suci Ramadhan, Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi minuman keras dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Ia berharap kolaborasi antara elemen masyarakat dan kepolisian dapat menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Maluku Tenggara. (HT-02)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu
Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana
Polda Maluku Sasar Tempat Hiburan Malam di Ambon, Periksa Urine Pengunjung
Dua Tersangka Pembunuhan Nus Kei Diserahkan ke Jaksa
Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla
Diduga Tipu Korban Rp125 Juta, Bripda ZO Jalani Sidang Etik Hari Ini
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, LPKA Ambon Intensifkan Razia Rutin
Penampungan Ilegal 57 Burung Endemik Dilindungi di Ambon Digagalkan, Polisi Tahan Seorang Wiraswasta

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:31 WIT

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:25 WIT

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:01 WIT

Polda Maluku Sasar Tempat Hiburan Malam di Ambon, Periksa Urine Pengunjung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:55 WIT

Dua Tersangka Pembunuhan Nus Kei Diserahkan ke Jaksa

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:31 WIT

Polda Maluku Minta Personel Siaga Penuh Hadapi El Nino dan Karhutla

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT