AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menerima kunjungan Forum Masyarakat Tanimbar Maluku di Ruang Rapat Gubernur pada Senin (6/7/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela, termasuk agenda groundbreaking (peletakan batu pertama) di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Ketua Forum Masyarakat Tanimbar Maluku, Jan Atremax Terry, mengapresiasi kesediaan Gubernur untuk berdialog langsung.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Jan menyampaikan pernyataan sikap forum yang sepenuhnya mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku demi menyukseskan groundbreaking Blok Masela.

Menanggapi hal itu, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Menurutnya, dukungan dari tokoh masyarakat dan tokoh adat sangat krusial untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi proyek strategis nasional (PSN) tersebut.
Gubernur menegaskan bahwa sikap Pemprov Maluku tetap konsisten, memastikan investasi Blok Masela memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Maluku, khususnya warga Kepulauan Tanimbar.
Ia menjabarkan tiga prinsip utama yang terus diperjuangkan pemerintah daerah. Pertama, mengutamakan rekrutmen putra-putri daerah sesuai kompetensi yang dibutuhkan agar mendapat kesempatan kerja yang luas.
Kedua, memanfaatkan hasil bumi setempat untuk kebutuhan proyek guna mendongkrak perekonomian petani dan nelayan Maluku.
Ketiga, menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ke sektor krusial seperti pendidikan vokasi, kesehatan, dan kesejahteraan.
“Program CSR tidak boleh sebatas kegiatan seremonial. Harus diarahkan pada pengembangan SDM melalui pelatihan keterampilan dan pendidikan vokasi agar masyarakat lokal siap mengisi peluang kerja yang ada,” tegas Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan menangkal narasi-narasi negatif yang dapat menghambat pembangunan.
Ia mengingatkan bahwa proyek Lapangan Abadi Blok Masela adalah kesempatan bersejarah karena menjadi investasi terbesar di Maluku sejak Indonesia merdeka.
Kehadiran proyek ini diharapkan menjadi pengungkit utama transformasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (HT-01)









