Tawuran Pemuda Kembali Pecah di Mangga Dua Langgur, Sajam dan Panah Wayer Warnai Aksi

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM –Tawuran antarpemuda kembali terjadi di Kompleks Mangga Dua Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, pada Sabtu (7/3/2026) malam. Insiden ini menambah daftar panjang kejadian serupa yang meresahkan warga setempat.

Berdasarkan rekaman video berdurasi 1 menit 30 detik yang beredar di aplikasi WhatsApp, terlihat dua kelompok pemuda saling serang menggunakan lemparan batu.

Ironisnya, beberapa di antaranya tampak membawa senjata tajam berupa panah wayer dan menggunakan seng sebagai tameng pelindung.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 19.30 WIT. Belasan personel kepolisian segera dikerahkan ke lokasi untuk melerai massa dan memecah konsentrasi bentrokan guna mencegah dampak yang lebih luas.

Baca Juga :  Wawali Ambon Tinjau Lokasi Bencana dan Korban Pohon Tumbang

Informasi mengenai situasi ini juga viral di Facebook setelah diunggah oleh akun @ArhamTahapary dengan keterangan, “Situasi malam ini Mangga Dua Langgur mulai kurang kondusif.” Hingga Minggu (8/3/2026), unggahan tersebut telah mendapat ratusan respons dari warganet.

Masyarakat mulai jenuh dan merasa terganggu dengan intensitas bentrokan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Di kolom komentar, warga mendesak aparat penegak hukum untuk mengambil langkah preventif dan represif yang lebih serius.

“Demi kenyamanan dan ketertiban masyarakat, bapak polisi tolong tangkap semua yang berada di TKP dan melakukan tawuran untuk diinterogasi,” tulis akun Ferry Thatob.

Baca Juga :  Polres Malra Tahan Pemicu Keributan Mangga Dua, Tersangka Terancam 2,5 Tahun Penjara

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Maluku Tenggara belum memberikan keterangan resmi terkait pemicu bentrokan maupun jumlah kerugian yang ditimbulkan.

Kawasan Mangga Dua Langgur memang tercatat rawan konflik. Sebelumnya, pada 15 Januari 2026, aksi serupa juga terjadi di lokasi yang sama.

Saat itu, polisi berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial D.F. alias Delon yang kedapatan membawa pisau, katapel, dan panah wayer serta melalukan penyerangan.

Terkait kasus sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Maluku Tenggara baru saja menyerahkan tersangka D.F. beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara pada Rabu (4/3/2026) untuk proses hukum lebih lanjut. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Unpatti Tewas Gantung Diri di Kamar Kos
Wali Kota Ambon Tinjau Longsor Gadihu, Desak Pengembang Bertanggung Jawab
Wawali Ambon Tinjau Lokasi Bencana dan Korban Pohon Tumbang
KM Putra Crrish Kandas di Perairan Benjina Aru, 44 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Lima Hari Menghilang, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal Dunia
Hanyut Hingga Raja Ampat, Nelayan Maluku Tengah Ditemukan Selamat
Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Tiakur Panik
Warga Werhir Kota Tual Blokade Jalan, Tuntut Realisasi Bantuan Perumahan

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:13 WIT

Mahasiswa Unpatti Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:08 WIT

Wali Kota Ambon Tinjau Longsor Gadihu, Desak Pengembang Bertanggung Jawab

Rabu, 29 April 2026 - 14:46 WIT

Wawali Ambon Tinjau Lokasi Bencana dan Korban Pohon Tumbang

Rabu, 15 April 2026 - 20:56 WIT

KM Putra Crrish Kandas di Perairan Benjina Aru, 44 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Senin, 13 April 2026 - 12:45 WIT

Lima Hari Menghilang, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wagub Maluku: Pendidikan dan HKI Menjadi Pilar Kemajuan Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:55 WIT

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi.

Hukum & Kriminal

Polda Maluku Periksa Oknum Polwan Kedapatan Selingkuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:21 WIT