Temui Gubernur, Ombudsman Maluku Soroti Masalah SMA Siwalima hingga Aset Sekolah

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM.– Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku menggelar audiensi dengan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, untuk membahas sejum8lah isu strategis terkait pelayanan publik di wilayah tersebut, Kamis (9/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku, Hasan Slamat, memaparkan berbagai hasil pengawasan dan kajian.

Isu yang diangkat mulai dari persiapan penilaian penyelenggaraan pelayanan publik, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), hingga pengelolaan aset pendidikan yang memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait SPMB, Ombudsman menyoroti beberapa persoalan krusial, seperti dugaan praktik favoritisme di sejumlah sekolah, mekanisme penerimaan yang belum sepenuhnya mematuhi petunjuk teknis (juknis), serta mendesaknya penguatan dasar hukum dan transparansi.

Hal ini termasuk proses penerimaan di sekolah unggulan seperti SMA Siwalima.

“Kami menemukan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Mulai dari dugaan praktik yang berpotensi menimbulkan favoritisme, pelaksanaan mekanisme penerimaan yang belum sepenuhnya mengacu pada ketentuan, hingga pentingnya memperkuat transparansi dan kepastian hukum dalam proses penerimaan peserta didik, termasuk di sekolah-sekolah unggulan,” ujar Hasan.

Baca Juga :  Wali Kota Ambon Imbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Selama Agustus 2026

Selain itu, Ombudsman membeberkan masalah pemerataan guru dan pengelolaan aset pendidikan.

Berdasarkan hasil kunjungan ke berbagai kabupaten/kota, masih banyak sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB yang belum mengantongi sertifikat tanah.

Kondisi ini dinilai menjadi kendala utama dalam pelaksanaan rehabilitasi maupun pembangunan sarana pendidikan.

“Karena itu, kami mendorong percepatan sertifikasi aset sekolah melalui kerja sama yang erat dengan Kantor Pertanahan,” jelasnya.

Sebagai langkah solutif, Ombudsman juga mendorong Pemprov Maluku untuk memperkuat integrasi data pelayanan publik melalui satu portal informasi pemerintah.

Menurut Ombudsman, integrasi ini mendesak untuk segera diwujudkan karena masih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum terhubung dalam sistem Maluku Satu Data, sehingga menghambat efektivitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Anggaran Terbatas, Pemkot Ambon Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyambut baik masukan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh temuan Ombudsman akan menjadi prioritas perhatian pemerintah daerah.

“Persoalan-persoalan yang disampaikan ini menjadi catatan penting bagi saya karena memang sudah menjadi fokus perhatian Pemprov Maluku. Kami akan terus mendorong perbaikan, baik dalam penyelenggaraan pelayanan publik, pengelolaan aset, maupun tata kelola pendidikan agar semakin baik,” tegas Gubernur.

Hendrik juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menjadikan rekomendasi Ombudsman sebagai bahan evaluasi wajib demi mendongkrak kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Rekomendasi dan temuan Ombudsman ini sangat penting bagi kita. Saya berharap seluruh perangkat daerah memberikan perhatian serius sehingga ke depan ada peningkatan kualitas pelayanan publik yang nyata di Provinsi Maluku,” pungksanya. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah
Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik
Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan
Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027
Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang
Maluku Raih Penghargaan Terbaik I dan Stimulan Rp2 Miliar dari Kemendagri
Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS
Gubernur Maluku : Batas Taman Nasional Manusela Harus Ditetapkan Ulang

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:04 WIT

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:16 WIT

Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik

Minggu, 20 September 2026 - 14:52 WIT

Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIT

Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:36 WIT

Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny. (Foto: ISTIMEWA)

Parlemen

Laipeny: SPBU Nelayan Perlu Menjangkau Pulau-Pulau di Maluku

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:58 WIT