Pelayanan Publik SBB Terendah di Maluku, Ombudsman: Evaluasi Kepala Dinas

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasan Slamat, Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku. Foto : Istimewa

Hasan Slamat, Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku. Foto : Istimewa

 AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku memberikan “catatan merah” terhadap kualitas pelayanan publik di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Berdasarkan hasil Penilaian Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025, Kabupaten SBB  dibawah kepemimpinan Bupati Asri Arman dan Wakilnya Selfinus Kainama tercatat sebagai daerah dengan nilai terendah di Provinsi Maluku.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku, Hasan Slamat, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi di SBB yang dinilai tidak menunjukkan perubahan signifikan dari tahun ke tahun. Menurutnya, rendahnya capaian ini adalah cerminan ketidakseriusan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membenahi standar layanan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasan secara tegas menyarankan agar Pemerintah Daerah (Pemda) SBB segera melakukan tinjauan (review) menyeluruh terhadap kinerja pimpinan instansi yang bersentuhan langsung dengan layanan dasar.

Baca Juga :  Optimalisasi Bonus Demografi, Sekda Maluku Dorong Penguatan Kampung KB

Tiga dinas yang menjadi sorotan utama adalah Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan: Kinerja pimpinan ketiga OPD tersebut harus dievaluasi secara serius.

“Jika ingin ada perubahan, hasil penilaian Ombudsman harus dijadikan dasar penerapan merit system. Ini penting untuk merekrut personel OPD yang kompeten dan memiliki kepekaan terhadap pelayanan publik,” ujar Hasan.

Ombudsman mengingatkan bahwa buruknya layanan publik bukan sekadar masalah administratif, melainkan kegagalan pemerintah dalam memenuhi hak dasar rakyat yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Selain dampak sosial, rendahnya kualitas pelayanan juga dapat memengaruhi kebijakan fiskal daerah. Hasan menjelaskan bahwa penilaian Ombudsman menjadi salah satu variabel pertimbangan Bappenas dalam memberikan rangsangan alokasi dana, terutama bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Baca Juga :  Saadiah Uluputty Resmikan Jalan Usaha Tani Program PISEW di Huamual

“Jika layanan dasar tidak diperbaiki, hal ini berpotensi memengaruhi alokasi dana daerah secara keseluruhan,” jelasnya.

Meskipun tidak memiliki kewenangan menjatuhkan sanksi pidana, Hasan menekankan bahwa Ombudsman berfungsi sebagai influencer state. Lembaga ini bekerja dengan cara memengaruhi institusi agar melakukan perubahan mandiri menuju tata kelola yang jujur dan transparan.

“Kami mengajak dan memengaruhi penyelenggara negara agar memperbaiki diri dan memperhatikan masyarakat. Kabupaten ini butuh orang-orang yang punya potensi dan kepekaan untuk membangun,” pungkas Hasan tegas. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah
Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik
Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan
Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027
Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang
Maluku Raih Penghargaan Terbaik I dan Stimulan Rp2 Miliar dari Kemendagri
Dorong Kebijakan Berbasis Data, Pemprov Maluku dan Pemkot Tual Hibah Lahan Strategis ke BPS
Gubernur Maluku : Batas Taman Nasional Manusela Harus Ditetapkan Ulang

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:04 WIT

Wagub Maluku Serahkan Dokumen RAPBD Perubahan 2026, Fokus Penguatan Program Prioritas Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:16 WIT

Ombudsman Maluku Turun Gunung ke Kepulauan Aru, Bongkar Kualitas Pelayanan Publik

Minggu, 20 September 2026 - 14:52 WIT

Komitmen Nyata untuk Nelayan Maluku : Wajib Pendaratan Hasil Tangkap hingga Lonjakan Kampung Nelayan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:52 WIT

Jatah Beda Rumah untuk Maluku Melonjak Drastis, Target 10 Ribu Unit Pada 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:36 WIT

Wagub Maluku Apresiasi Sambutan Hangat Pemprov Jateng di MTQ Nasional Semarang

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT