Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon Sulap Manik-manik Jadi Aksesoris Bernilai Jual

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM. –Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon ikuti pelatihan keterampilan merangkai manik-manik menjadi berbagai aksesoris menarik yang memiliki nilai jual, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini diprakarsai oleh peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan yang sedang menjalani magang di Lapas Perempuan Ambon sebagai upaya pemberdayaan dan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.

Dalam pelatihan tersebut, para Warga Binaan diajarkan teknik dasar merangkai dan menyusun manik-manik menjadi berbagai produk aksesoris, seperti gelang, kalung, hingga gantungan kunci.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain melatih keterampilan tangan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kreativitas dan membuka peluang usaha bagi Warga Binaan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Baca Juga :  Rindu Terobati, Warna Binaan Lapas Ambon Bertemu Keluarga Pada Hari Kedua Idulfitri

Warga Binaan terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Dengan bimbingan langsung dari peserta magang, mereka mempelajari cara memilih bahan, memadukan warna manik-manik, hingga merangkainya menjadi produk aksesoris yang rapi dan menarik.

Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hestha Van Harling, menyampaikan pelatihan seperti ini sangat penting bagi Warga Binaan karena memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat.

“Kami berharap melalui pelatihan merangkai manik-manik ini, Warga Binaan tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga memperoleh kemampuan yang dapat menjadi peluang usaha setelah bebas nanti,” harap Hestha melalui keterangan resminya.

Baca Juga :  Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI, Bentuk Generasi Muda Berkarakter dan Cinta Dirgantara

Salah satu Warga Binaan berinisial F senang mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru sekaligus menambah keterampilan bermanfaat.

“Selain mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, kami juga belajar membuat aksesoris yang menarik. Saya berharap keterampilan ini bisa saya gunakan nanti ketika kembali ke masyarakat,” ungkap F.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan makin percaya diri, produktif, dan memiliki keterampilan yang dapat menunjang kemandirian ekonomi di masa depan. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rindu Terobati, Warna Binaan Lapas Ambon Bertemu Keluarga Pada Hari Kedua Idulfitri
430 Narapidana dan Anak Binaan di Maluku Terima Remisi Idulfitri
707 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Malam Takbiran dan Salat Id di Ambon
Pemkot Serahkan Bonus Kontingen LASQI di Sela Buka Puasa Bersama
Hadiri Silaturahmi Alumni, Saadiah Uluputty Napak Tilas Sejarah KAMMI Maluku
Kapolda Maluku: Stabilitas Keamanan adalah Kunci Kemajuan Pembangunan
Tutup Ramadhan Leadership Camp 2026, Gubernur Maluku Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter
Peringati Hari Perempuan Internasional, Wagub Maluku : Perempuan Adalah Pilar Stabilitas Ekonomi Keluarga

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 11:28 WIT

Rindu Terobati, Warna Binaan Lapas Ambon Bertemu Keluarga Pada Hari Kedua Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:30 WIT

430 Narapidana dan Anak Binaan di Maluku Terima Remisi Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:00 WIT

707 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Malam Takbiran dan Salat Id di Ambon

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:18 WIT

Pemkot Serahkan Bonus Kontingen LASQI di Sela Buka Puasa Bersama

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:38 WIT

Hadiri Silaturahmi Alumni, Saadiah Uluputty Napak Tilas Sejarah KAMMI Maluku

Berita Terbaru