BMKG Peringatkan Kenaikan Air Laut, Sejumlah Desa di SBT Terendam Banjir Rob

- Penulis

Senin, 23 Maret 2026 - 10:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak dua rumah warga di Dusun Kidan, Desa Kiltai, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), terendam banjir Rob pada Sabtu (21/3/2026).

Tampak dua rumah warga di Dusun Kidan, Desa Kiltai, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), terendam banjir Rob pada Sabtu (21/3/2026).

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Fenomena alam menyapu kawasan pesisir Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Sejumlah desa dilaporkan terendam banjir rob menyusul peringatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi kenaikan pasang air laut yang dipicu oleh fenomena Bulan Baru dan Perigee.

Berdasarkan pantauan di lapangan, air laut mulai menggenangi akses jalan hingga halaman rumah warga di Dusun Kidan Desa Kiltai, Kecamatan Seram Timur, dan Desa Sikaru, Kecamatan Pulau Gorom.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketinggian air bervariasi, mulai dari semata kaki hingga setinggi betis orang dewasa.

Baca Juga :  Komnas HAM Nilai Komitmen HAM Pemkot Ambon

Kondisi ini dipicu oleh kombinasi dua fenomena astronomi, yakni Bulan Baru pada 19 Maret 2026, dan Perigee (jarak terdekat Bulan ke Bumi) pada 22 Maret 2026.

“Kedua fenomena ini secara gravitasi meningkatkan ketinggian pasang air laut ke level maksimum,”jelas BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon melalui laporan resmi lembaga tersebut.

Berdasarkan data water level dan prediksi pasang surut, BMKG memetakan wilayah di Maluku yang masuk zona waspada banjir pesisir (rob) selama periode 15–27 Maret 2026, antara lain pesisir Seram Bagian Timur, pesisir Kota Ambon, pesisir Maluku Tengah, pesisir Kepulauan Kei, pesisir Kepulauan Aru, dan pesisir Kepulauan Tanimbar.

Baca Juga :  Tambang Emas Ilegal Gunung Nona Buru Luput dari Pengawasan, Alat Berat Bebas Beroperasi

BMKG mengingatkan bahwa waktu puncak banjir rob di setiap wilayah dapat berbeda-beda. Namun, secara umum, kondisi ini diprediksi akan mengganggu ritme aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.

“Potensi banjir rob ini berdampak pada aktivitas bongkar muat di pelabuhan serta mengganggu kenyamanan masyarakat yang tinggal di pemukiman pesisir,” tulis laporan tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memantau pembaruan informasi cuaca maritim guna mengantisipasi kenaikan air yang lebih tinggi secara tiba-tiba. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih
Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”
Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri
Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan
Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air
Terima Kwarda Maluku, Gubernur HL Komit Sukseskan Jamnas dan Dukung Penuh Musda
DPD PKS SBT Lanjutkan Distribusi Air Bersih Bagi Warga Bula
Jamin Keamanan Investasi, Sekda Maluku Tegaskan Lahan Hilirisasi Ubi Kayu Bursel Harus Bebas Sengketa

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIT

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Negeri Lahema di SBT Krisis Air Bersih

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:52 WIT

Resmikan Sekretariat ICMI Maluku dan Luncurkan Muktamar VIII, Prof. Arif Satria Tekankan Pentingnya “Rumah Gagasan”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:11 WIT

Perkuat Konektivitas Maluku, ASDP dan Bank Dunia Temui Warga Waipiri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:25 WIT

Dorong Maluku Maju, Sekda Sadali Ie Ajak ICMI dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset Kepulauan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIT

Geliat Penolakan Investasi Peternakan Sapi Haji Isam di Aru: Terancam Cacat Hukum hingga Krisis Air

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Naik Speedboat, Pengadilan Negeri Ambon Hadirkan Sidang Pidana di Saparua

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:23 WIT

Sosial Kemasyarakan

Wali Kota Ambon: Ibu Tangguh, Fondasi Keluarga Kuat

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:18 WIT