Satu Pasien Balita Gizi Buruk di RSUD Bula Meninggal Dunia

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 15:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Kabar duka datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur. Nazrul Henlau, balita yang tengah menjalani perawatan intensif akibat gizi buruk, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026).

Nazrul, balita berusia 1 tahun 9 bulan asal Desa Salas, Kecamatan Bula, sebelumnya dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (16/4/2026).

Kabar meninggalnya Nazrul pertama kali tersiar melalui unggahan akun Facebook (Meta) @Utam Nabila di grup New Pilar SBT.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menyertakan foto Nazrul yang tengah terbaring lemas di ranjang rumah sakit.

Baca Juga :  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, salah satu pasien gizi buruk atas nama anak Nazrul telah meninggal dunia pada tanggal 18 April 2026 di RSUD Bula,” tulis Utam dalam unggahannya.

Sebelumnya, RSUD Bula dilaporkan tengah menangani dua balita dengan kondisi gizi buruk. Selain Nazrul, terdapat satu pasien lain bernama Nadia Voth (3 tahun 7 bulan) asal Desa Lahema, Kecamatan Kesui Watubela.

Direktur RSUD Bula, dr. Deny Suryana, mengonfirmasi bahwa kedua pasien tersebut masuk ke rumah sakit pada waktu yang berbeda dengan keluhan medis yang beragam.

Nadia Voth masuk lebih awal dengan keluhan batuk dan pilek. Namun, pemeriksaan medis mengungkap adanya indikasi gizi buruk.

Baca Juga :  Polres SBT Kawal Arus Mudik di Pelabuhan Ondor, Cegah Peredaran Miras

Sementara Nazrul Henlau masuk pada Kamis (16/4) dengan keluhan awal diare. Setelah diperiksa, tim medis menemukan berat badannya jauh di bawah standar normal.

“Pasien kedua (Nazrul) datang dengan keluhan diare. Namun setelah ditelusuri, berat badannya sangat kurang, sehingga kami langsung melakukan penanganan untuk gizi buruk,” jelas dr. Deny pada Jumat (17/4/2026), dilansir dari RRI.CO.ID

Pihak RSUD Bula menyatakan telah berkoordinasi dan melaporkan temuan kasus gizi buruk ini kepada Dinas Kesehatan serta instansi terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut di wilayah tersebut. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saadiah Uluputty Soroti Ketimpangan Jalan Non-Tol: Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Status Jalan!
Penumpang Turun di Laut, Saadiah Minta Pemerintah Segera Bangun Dermaga Feri Tayando-Tam
Pemkot Ambon Tata Parkir Truk dan Rencanakan Pembangunan Dermaga Baru
Warga Ullath Ultimatum Raja : Mundur atau Diberhentikan Tidak Hormat
Gubernur Maluku Tekan Inpex Soal Kompensasi Lahan Blok Masela
Respons Cepat Keluhan Warga, Polres SBT Perbaiki Jalan Rusak di Bula
Wakapolda Maluku ke Anggota: Sekali Berulah, Institusi Taruhannya
Kapolda Maluku Sambut Pangdam XV/Pattimura, Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Stabilitas Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:11 WIT

Satu Pasien Balita Gizi Buruk di RSUD Bula Meninggal Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 14:45 WIT

Saadiah Uluputty Soroti Ketimpangan Jalan Non-Tol: Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Status Jalan!

Kamis, 16 April 2026 - 16:33 WIT

Penumpang Turun di Laut, Saadiah Minta Pemerintah Segera Bangun Dermaga Feri Tayando-Tam

Rabu, 15 April 2026 - 21:22 WIT

Pemkot Ambon Tata Parkir Truk dan Rencanakan Pembangunan Dermaga Baru

Rabu, 15 April 2026 - 12:03 WIT

Warga Ullath Ultimatum Raja : Mundur atau Diberhentikan Tidak Hormat

Berita Terbaru

Daerah

Satu Pasien Balita Gizi Buruk di RSUD Bula Meninggal Dunia

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:11 WIT