AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Kabar duka datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur. Nazrul Henlau, balita yang tengah menjalani perawatan intensif akibat gizi buruk, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026).
Nazrul, balita berusia 1 tahun 9 bulan asal Desa Salas, Kecamatan Bula, sebelumnya dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (16/4/2026).
Kabar meninggalnya Nazrul pertama kali tersiar melalui unggahan akun Facebook (Meta) @Utam Nabila di grup New Pilar SBT.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menyertakan foto Nazrul yang tengah terbaring lemas di ranjang rumah sakit.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, salah satu pasien gizi buruk atas nama anak Nazrul telah meninggal dunia pada tanggal 18 April 2026 di RSUD Bula,” tulis Utam dalam unggahannya.
Sebelumnya, RSUD Bula dilaporkan tengah menangani dua balita dengan kondisi gizi buruk. Selain Nazrul, terdapat satu pasien lain bernama Nadia Voth (3 tahun 7 bulan) asal Desa Lahema, Kecamatan Kesui Watubela.
Direktur RSUD Bula, dr. Deny Suryana, mengonfirmasi bahwa kedua pasien tersebut masuk ke rumah sakit pada waktu yang berbeda dengan keluhan medis yang beragam.
Nadia Voth masuk lebih awal dengan keluhan batuk dan pilek. Namun, pemeriksaan medis mengungkap adanya indikasi gizi buruk.
Sementara Nazrul Henlau masuk pada Kamis (16/4) dengan keluhan awal diare. Setelah diperiksa, tim medis menemukan berat badannya jauh di bawah standar normal.
“Pasien kedua (Nazrul) datang dengan keluhan diare. Namun setelah ditelusuri, berat badannya sangat kurang, sehingga kami langsung melakukan penanganan untuk gizi buruk,” jelas dr. Deny pada Jumat (17/4/2026), dilansir dari RRI.CO.ID
Pihak RSUD Bula menyatakan telah berkoordinasi dan melaporkan temuan kasus gizi buruk ini kepada Dinas Kesehatan serta instansi terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut di wilayah tersebut. (HT-01)










