Unpatti Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Prof. Malle: Pancasila Jangkar Moral Bangsa

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON,HEADLINETIMUR.COM– Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila ke-80, Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar upacara  bendera secara khidmat pada Senin (1/6/2026), bertempat di lapangan upacara kampus setempat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc., bertindak selaku pembina upacara dan membacakan pidato tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

Dalam pidato yang dibacakan, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini merupakan ajang refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga menjadi landasan penting dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Prof. Malle saat membacakan pidato tersebut menyampaikan bahwa Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya dalam menyatukan keberagaman Indonesia—yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan kelompok etnik.

Baca Juga :  Groundbreaking Blok Masela, Momentum Percepatan Pembangunan Maluku

Di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik, Pancasila tetap menjadi jangkar moral bangsa Indonesia.

Selain itu, ditegaskan pula bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pidato tersebut juga menyoroti berbagai kontribusi aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Di antaranya melalui pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta komitmen kuat dalam memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penindasan.

Kepada generasi muda, Kepala BPIP mengajak untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam praktik keseharian. Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi simbol atau hafalan, melainkan benar-benar diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan tindakan nyata.

Baca Juga :  1.200 Anak Pisang dan Pagar Kawat Dirusak Total, KPB TEKAD Sepa Tuntut Ganti Rugi Rp250 Juta

Lebih lanjut, pidato itu menekankan pentingnya setiap kebijakan publik berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, terutama dalam mewujudkan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta mencegah berkembangnya intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Mengakhiri pidatonya, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan demi mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan berkeadilan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” demikian kutipan pidato Kepala BPIP RI yang dibacakan oleh Prof. Malle.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta siswa Sekolah Laboratorium Universitas Pattimura.

Kehadiran seluruh civitas akademika ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan bermasyarakat. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru
Klarifikasi Kodam Soal Proyek Parkir di Sungai Wae Tomu Gagal Jawab Akar Persoalan
Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura
Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual
Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal
Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Proyek Sanitasi Banda Bermasalah, DPRD Maluku Desak Kontraktor Masuk Daftar Hitam
KKP Tertibkan 37 Rumpon Ilegal di Perairan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:34 WIT

Tim SAR Gabungan Evakuasi 14 Penumpang Longboat yang Mati Mesin di Perairan Aru

Minggu, 27 September 2026 - 19:55 WIT

Bangun Parkiran di Atas Sungai Wai Tomu Mardika, Ini Alasan Kodam Pattimura

Sabtu, 26 September 2026 - 17:25 WIT

Maluku Perkuat Sektor Perikanan, Kerja Sama Perikanan RI-Tiongkok Diluncurkan di Tual

Jumat, 25 September 2026 - 18:23 WIT

Pembangunan di Sungai Wae Tomu, Gubernur dan Wali Kota Harusnya Tegur Kodam Sejak Awal

Jumat, 25 September 2026 - 17:27 WIT

Perkuat Layanan Korban Kekerasan, DP3A Maluku dan IPAS Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terbaru

Kesehatan

Bea Cukai-BPOM Ambon Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Senin, 28 Sep 2026 - 20:39 WIT