Wagub Maluku Tekankan Strategi Optimalisasi Dana Transfer Pusat untuk Pacu Pembangunan

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 20:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar agenda Coffee Morning sekaligus Rapat Koordinasi Percepatan Penyerapan Dana Transfer Pusat ke Daerah Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kafe Bizz Hotel Ambon, Senin (20/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, serta Direktur Pelaksana dan Pertanggungjawaban Keuangan Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Simon Saimima.

Turut hadir jajaran pimpinan OPD, UPT Lingkup Provinsi Maluku, serta pimpinan instansi vertikal seperti BPK, Perwakilan Bank Indonesia, OJK, Kanwil Ditjen Perbendaharaan, PT Jasa Raharja, PT Bank Maluku-Malut, hingga Bea Cukai.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menggarisbawahi bahwa sebagai daerah kepulauan, Maluku sangat menitikberatkan pada pemerataan pembangunan.

Menurutnya, diperlukan upaya strategis untuk mengamankan alokasi dana transfer sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Baca Juga :  Polres SBT Kawal Arus Mudik di Pelabuhan Ondor, Cegah Peredaran Miras

“Rakor ini penting untuk mengevaluasi capaian kinerja pembangunan sekaligus memastikan penyerapan anggaran berjalan optimal di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional,” tegas Vanath.

Mantan Bupati Seram Bagian Timur (SBT) dua periode itu menegaskan, kebijakan alokasi dana transfer tahun 2026 diarahkan untuk memacu kinerja pemerintah daerah dalam mendukung pemulihan ekonomi, menekan angka pengangguran, mengendalikan inflasi, serta mendorong kemandirian daerah melalui belanja APBD yang berkualitas.

Meski demikian, Vanath mengakui kebijakan efisiensi anggaran pusat turut memengaruhi kapasitas fiskal Maluku yang selama ini masih bergantung pada dana transfer.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pelaksana dan Pertanggungjawaban Keuangan Kemendagri, Simon Saimima, memberikan apresiasi atas kinerja keuangan Maluku.

Berdasarkan persentase realisasi pendapatan APBD Provinsi se-Indonesia Triwulan I Tahun Anggaran 2026, Maluku berhasil menduduki peringkat ke-9 dari 38 provinsi.

“Ini adalah tren positif yang sangat luar biasa,” ujar Simon.

Baca Juga :  Satu Tahun Kepemimpinan Fachri-Miftah, Pemkab SBT Gelar Refleksi dan Kampung Ramadan

Ia mendorong agar kerja sama dengan instansi vertikal terkait elektronifikasi transaksi terus diperkuat, termasuk penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).

Simon juga menyoroti beberapa tantangan pendapatan daerah, seperti
otimalisasi effort pemerintah Kabupaten/Kota untuk opsen PKB dan BBNKB.

Pengelolaan aset daerah berupa tanah dan bangunan yang masih terlantar  atau tidak dipergunakan dengan baik, sehingga rawan diokupasi pihak tidak bertanggung jawab.

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku, Djalaludin Salampessy, menyatakan bahwa Pemerintah Daerah dituntut untuk meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efisiensi belanja yang produktif bagi masyarakat.

“Inovasi oleh setiap OPD harus terus dilakukan dengan tetap mengacu pada aturan hukum. Langkah inovasi yang dilakukan Bapenda akan memberikan kontribusi nyata terhadap pengalokasian dana transfer sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas Salampessy. (HT-01)

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

110 Hari Alpa Kerja, Pegawai Kejari Aru Dipecat dengan Tidak Hormat
Hendrik Lewerissa Perkuat Koalisi 10 Kawal RUU Daerah Kepulauan
Ambon Peringkat 10 Kota Toleran Se-Indonesia Sepanjang 2025
Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Pembunuhan di Kei Besar
Pasar Piru Terbakar SBB, Belasan Kios Jadi Puing
Eks Pasar Inpres Ambon Resmi Jadi Area Penumpukan Petikemas
Kajati Maluku Kunjungi Kecabjari Saparua, Tekankan Sinergitas dan Peningkatan Kinerja
Umar Kei Serukan Warga Kei di Jakarta Jaga Persaudaraan Pasca-Tragedi Pembunuhan Nus Kei

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:49 WIT

110 Hari Alpa Kerja, Pegawai Kejari Aru Dipecat dengan Tidak Hormat

Kamis, 23 April 2026 - 07:24 WIT

Ambon Peringkat 10 Kota Toleran Se-Indonesia Sepanjang 2025

Rabu, 22 April 2026 - 09:43 WIT

Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Pembunuhan di Kei Besar

Selasa, 21 April 2026 - 15:30 WIT

Pasar Piru Terbakar SBB, Belasan Kios Jadi Puing

Selasa, 21 April 2026 - 09:15 WIT

Eks Pasar Inpres Ambon Resmi Jadi Area Penumpukan Petikemas

Berita Terbaru

Lingkungan

Tinjau TPA, Wabup Malteng : Pengelolaan Sampah Harus Sistematis

Jumat, 24 Apr 2026 - 20:26 WIT

Hukum & Kriminal

Polda Maluku Tahan Tersangka Penipuan CPNS di Kejati Maluku

Jumat, 24 Apr 2026 - 09:15 WIT