Cetak 29 Dokter Baru, FK Unpatti Dorong Pemerataan Medis di Daerah Terpencil

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) menggelar acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan 29 Dokter Baru Lulusan Ke-38 Periode Mei 2026. Acara tersebut berlangsung khidmat di Auditorium FK Unpatti, Rabu (13/5/2026).

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama 16 tahun perjalanannya, FK Unpatti telah melahirkan lebih dari 700 dokter yang kini tersebar dan mengabdi di berbagai wilayah.

“Sebagai perguruan tinggi di wilayah kepulauan, Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura telah menunjukkan kualitas yang sangat baik. Hasil uji kompetensi dokter kita bahkan berada di atas rata-rata nasional,” ujar Rektor bangga.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor menjelaskan, kepercayaan masyarakat yang terus meningkat mendorong FK Unpatti untuk terus berkembang.

Hal ini dibuktikan dengan dibukanya Program Studi Kedokteran Gigi serta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di beberapa bidang, seperti Spesialis Bedah, Penyakit Dalam, dan Obstetri-Ginekologi (Obgyn).

Pengembangan PPDS ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Maluku.

Guna mempersiapkan penerimaan calon mahasiswa dokter spesialis, Unpatti terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta perguruan tinggi pembina.

Baca Juga :  Unpatti Perkuat Sinergi Strategis Bersama BTN untuk Kemandirian Kampus

Meski mengakui adanya tantangan besar—terutama dalam proses seleksi dan pemenuhan kebutuhan tenaga medis di daerah—Rektor menegaskan komitmennya untuk menjaga mutu pendidikan.

“Semangat kita membangun pendidikan kedokteran harus terus berjalan maju. Walaupun tantangannya besar, kita tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Di sisi lain, Rektor menyoroti masih banyaknya fasilitas kesehatan di Maluku yang kekurangan tenaga dokter. Padahal, Unpatti rutin mencetak lulusan yang siap mengabdi di wilayah kepulauan dengan kondisi geografis menantang.

Ia berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dapat memberikan dukungan nyata berupa insentif dan fasilitas yang memadai agar para dokter muda ini betah bertugas di daerah terpencil.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, mengakui bahwa pemenuhan tenaga dokter di puskesmas dan wilayah kepulauan masih menjadi pekerjaan rumah yang besar.

Namun, pemerintah daerah kerap terbentur keterbatasan anggaran untuk penyediaan fasilitas dan pembiayaan tenaga kesehatan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov bersama Pemkab dan Pemkot terus mencari solusi, termasuk mengharapkan intervensi dari pemerintah pusat.

“Kebutuhan dokter di Maluku masih tinggi. Kita berharap ada dukungan dan kuota yang lebih besar dari Kementerian Kesehatan, sehingga dokter-dokter muda ini dapat segera mengabdi di masyarakat,” tutur Wagub.

Baca Juga :  Buka Olimpiade Bintang Sekolah, Bupati SBT: Wadah Strategis Bentuk Kualitas SDM Daerah

Selain isu kesehatan, Wagub juga mengapresiasi keragaman di FK Unpatti yang kini makin diminati mahasiswa dari luar Maluku. Ia berpesan agar seluruh civitas akademika terus menjaga semangat persatuan dan toleransi antarumat beragama.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni FK Unpatti, dr. Irwan, Sp.JP., menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan profesi yang sehat.

FK Unpatti berkomitmen melahirkan dokter spesialis secara mandiri melalui sistem pendidikan yang menjunjung tinggi disiplin dan tanggung jawab medis, namun tetap memberikan rasa aman dan nyaman bagi mahasiswa.

“Pendidikan profesi dokter di FK Unpatti harus bersih dari praktik power abuse (penyalahgunaan kekuasaan) maupun perundungan (bullying) yang dapat merugikan mahasiswa. Kami akan terus melakukan pengawasan, evaluasi, dan penguatan agar lingkungan belajar tetap sehat dan bermartabat,” tegas dr. Irwan.

Acara pelantikan lulusan ke-38 ini ditutup dengan serangkaian prosesi simbolis, meliputi penandatanganan Bukti Angkat Sumpah Dokter, penandatanganan Surat Pernyataan Bersedia Ditempatkan di Provinsi Maluku Pasca-Internship, pengalungan medali dan penyerahan ijazah, penyerahan plakat dokter, dan penyerahan dokter baru secara resmi kepada organisasi profesi. (HT-01)

 

Follow WhatsApp Channel www.headlinetimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag
Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII
1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0
Kisah Dina Artika: Dari Ladang Sayur Karo hingga Predikat Cum Laude Fakultas Pertanian Unpatti
HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon
Gubernur Maluku Buka Advance Training Nasional HMI, Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas dan Solutif
Unpatti Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI secara Bijak dan Produktif
Tekan Dampak Media Sosial, Pemkot Ambon Wajibkan Siswa Baca Satu Buku Per Minggu

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:35 WIT

Alimudin Kolatlena Dorong Perluasan Peran UIN Ambon Lewat Program NGOPI Bersama Kemenag

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:44 WIT

Ratusan Anggota Pramuka Maluku Siap Unjuk Gigi di Jamnas XII

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:44 WIT

1.036 Lulusan Unpatti Didorong Jadi “Problem Solver” di Era 5.0

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:54 WIT

Kisah Dina Artika: Dari Ladang Sayur Karo hingga Predikat Cum Laude Fakultas Pertanian Unpatti

Senin, 27 Juli 2026 - 21:52 WIT

HMI Cabang Ambon: Jangan Kaitkan Kerusuhan Matraman dengan Identitas Orang Ambon

Berita Terbaru

Iptu Chalid Waliulu. (Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Imbas Narkoba, Kapolda Maluku Tunjuk Iptu Chalid Jadi Kapolsek Leihitu

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:31 WIT

Ilustrasi Polisi pemakai narkoba

Hukum & Kriminal

Terbukti Positif Sabu, Kapolsek Leihitu Terancam Dipecat dan Dipidana

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:25 WIT