AMBON, HEADLINETIMUR.COM – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura (Unpatti), Dr. Nur Aida Kubangun, secara resmi melepas keberangkatan 153 mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah untuk mengikuti kegiatan Studi Pembelajaran bertajuk “The Journey To Kei Island 2026”.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat ini dilepas pada Jumat, 15 Mei 2026, di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon.
Dalam arahannya, Dr. Kubangun menegaskan bahwa keberangkatan mahasiswa ke Negeri Ohoinol merupakan wujud pelaksanaan pengabdian masyarakat yang harus dijalankan secara bertanggung jawab, sesuai dengan program yang telah disusun oleh program studi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi pengabdian.
“Nama baik Universitas Pattimura ada di tangan adik-adik sekalian. Karena itu, seluruh mahasiswa harus mampu menjaga sikap, etika, dan perilaku selama melaksanakan kegiatan,” ujar Warek III.
Selain itu, mahasiswa diimbau untuk menjaga karakter dan sopan santun, baik saat berinteraksi dengan masyarakat luas maupun dengan keluarga asuh yang menampung mereka.
Interaksi yang baik sangat ditekankan agar kehadiran mahasiswa Unpatti dapat meninggalkan kesan positif di tengah masyarakat.
Dr. Kubangun berharap seluruh program yang telah dirancang dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, Program Studi Pendidikan Sejarah sudah beberapa kali menggelar kegiatan di Negeri Ohoinol, sehingga mahasiswa saat ini diharapkan mampu melanjutkan hubungan baik yang telah terbangun lama.
Tidak lupa, Warek III juga mengimbau seluruh peserta untuk selalu menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan selama menjalankan aktivitas pengabdian.
Ia berharap seluruh rangkaian program dapat diselesaikan dengan baik, dan semua peserta bisa kembali ke Ambon dalam keadaan selamat.
Di akhir arahannya, Dr. Nur Aida Kubangun mengingatkan bahwa pelaksanaan kegiatan yang tertib dan lancar merupakan bagian dari upaya mendukung visi Universitas Pattimura untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global.
Agenda Rutin Penguatan Kompetensi Lapangan
Di tempat yang sama, Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Rina Pusparani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang konsisten dilaksanakan setiap semester maupun setiap tahun akademik.

Melalui program ini, mahasiswa diberikan ruang untuk melakukan studi lapangan yang mencakup pengabdian masyarakat, penelitian, sekaligus kuliah lapangan.
Rina melanjutkan, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pengalaman belajar mahasiswa agar tidak hanya terpaku pada teori di dalam ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung di lapangan.
Selama di sana, mahasiswa akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah serta berbagai situs sejarah yang tersebar di Pulau Kei.
Ia berharap Study Tour “Journey to K-Island” ini dapat memberikan pengalaman akademik yang lebih komprehensif, sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sejarah, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat secara langsung.
“Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki pengalaman belajar di kelas, tetapi juga di lapangan. Dengan begitu, mereka dapat memahami langsung kondisi sosial masyarakat maupun situs-situs sejarah yang ada,” tuturnya.
Untuk mendampingi sekitar 140 hingga 153 mahasiswa angkatan 2022 sampai 2025 yang berangkat, program studi juga menyertakan sekitar 12 hingga 14 dosen pendamping. Seluruh rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai dari tanggal 15 hingga 22 Mei 2026. (HT-01)









